news

Terdampak Kasus Dugaan Kekerasan Pemain Sirkus OCI, Direktur Taman Safari Ingin Mediasi dengan Korban

Rabu, 30 April 2025 | 14:02 WIB
Terdampak Kasus Dugaan Kekerasan Pemain Sirkus OCI, Direktur Taman Safari Ingin Mediasi dengan Korban (instagram.com/fandi.electrician)

INSIBERNEWS - Dedi Mulyadi melakukan rapat bersama pihak Taman Safari Indonesia (TSI) guna membahas dugaan kekerasan terhadap mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) di kawasan Balai Kota Depok, Jabar, pada Selasa, 29 April 2025.

Memenuhi panggilan Gubernur Jawa Barat (Jabar) tersebut, dalam kesempatan itu, Direktur TSI, Aswin Sumampau menuturkan pihaknya telah berusaha memahami gugatan yang dilayangkan sejumlah eks pemain sirkus.

Dalam kasus yang sempat viral ini, eks pemain sirkus itu mengaku tidak mengetahui keberadaan orang tuanya hingga tidak diberikan hak yang layak semasa bekerja di lingkungan OCI Taman Safari.

Baca Juga: Bantuan Senilai Rp300 Juta Diberikan Dedi Mulyadi untuk Korban Dugaan Kekerasan OCI Taman Safari

Dinilai Aswin, gugatan yang dilayangkan eks pemain sirkus ke Komnas HAM itu dituduhkan kepada personal atau oknum, bukan terhadap perusahaannya.

Kemudian Direktur TSI itu berharap adanya mediasi dengan pihak korban dugaan kekerasan di lingkungan OCI Taman Safari.

"Kami sebenarnya sudah memulai mediasi yang sebelumnya agak stuck seperti itu," tutur Aswin sebagaimana dilansir dari YouTube Dedi Mulyadi yang tayang pada Selasa, 29 April 2025.

Baca Juga: Ikuti Aturan Baru, Gubernur Pramono Berangkat Kerja Naik Transportasi Umum

"Saya harapkan dengan adanya Kang Dedi pada hari ini, tim pengacara hukum eks OCI dan juga korban-korban, ini bisa bertemu di suatu titik tengah untuk menjadi solusi," terangnya.

Adapun Imbas dari gugatan yang kini viral di media sosial (medsos) itu, Aswin mengungkap terjadinya penurunan jumlah pengunjung TSI.

"Sekarang sudah cukup besar (penurunan kunjungan), saya tidak bisa membuka, jadi saya rasa sangat terdampak," tutur Aswin.

Baca Juga: Hindari Macet di Hari Buruh, 39 KA Jarak Jauh Singgah di Stasiun Jatinegara

"Pasti teman-teman juga lihat dari sisi hashtag dan sebagainya, sangat-sangat terdampak, apalagi kerja sama antara perusahaan dan lainnya," tungkasnya.***

Tags

Terkini