news

Ledakan Dahsyat di Bandar Abbas: 1.100 Lebih Korban Luka, 14 Orang Dilaporkan Tewas

Minggu, 27 April 2025 | 19:12 WIB
Ilustrasi Negara Iran (Foto : AP)

INSIBERNEWS - Insiden ledakan besar mengguncang kota pelabuhan Bandar Abbas di Provinsi Hormozgan, Iran, pada Sabtu lalu, memicu kepanikan massal dan mengakibatkan lebih dari seribu orang membutuhkan bantuan medis.

Pejabat pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, dalam pernyataan terbarunya di platform X (sebelumnya Twitter), mengungkapkan bahwa hingga kini tercatat ada 1.139 laporan permintaan pertolongan medis terkait kejadian tersebut.

Baca Juga: Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Kopi Serius Pangan Nusantara Berhasil Tumbuh hingga Go Global

Ledakan tersebut terjadi di area pelabuhan Shahid Rajaee, salah satu pelabuhan utama di selatan Iran. Menurut laporan awal dari kantor berita resmi IRNA, insiden itu disebabkan oleh bahan kimia yang disimpan secara tidak semestinya.

Kegagalan dalam sistem penyimpanan ini diduga mempercepat terjadinya ledakan yang kemudian menimbulkan kerusakan besar di sekitar lokasi.

Baca Juga: Populasi Kangguru Lebih Banyak dari Manusia! Ini Fakta Uniknya

Namun, laporan lebih lanjut yang dikutip dari Sputnik, menyebutkan ada kemungkinan lain di balik ledakan mematikan ini. Berdasarkan informasi yang dilansir dari The New York Times, bahan yang meledak kemungkinan merupakan bahan bakar rudal padat.

Seorang narasumber yang diklaim memiliki hubungan dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa zat yang meledak adalah natrium perklorat, komponen penting dalam produksi bahan bakar rudal berbahan padat.

Baca Juga: Dari Filsafat Yunani ke Globe Interaktif: Sejarah dan Perkembangan Globe Dunia

Seiring dengan perkembangan penyelidikan, jumlah korban jiwa yang terkonfirmasi terus bertambah. Hingga laporan terakhir, sedikitnya 14 orang dinyatakan meninggal dunia akibat insiden ini.

Sementara ratusan lainnya mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan akibat serpihan hingga luka bakar serius yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Baca Juga: Mobil Lexus Milik Dedi Mulyadi Berubah Plat dari B ke D Usai Disorot Karena Nunggak Pajak

Pihak berwenang Iran telah bergerak cepat untuk mengendalikan situasi. Tim investigasi gabungan dari pemerintah daerah dan militer kini tengah bekerja untuk mengungkap penyebab pasti ledakan tersebut.

Selain itu, langkah-langkah keamanan di area pelabuhan dan sekitarnya diperketat untuk mencegah insiden serupa terulang di masa depan.

Halaman:

Tags

Terkini