news

Prabowo Kirim Surat Duka ke Vatikan, Beri Empati Mendalam atas Wafatnya Paus Fransiskus

Jumat, 25 April 2025 | 14:10 WIB
Paus Fransiskus akan Dimakamkan di Tiga Peti. (x.com/JustKoko)

INSIBERNEWS - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengirimkan surat pribadi kepada Pemerintah Vatikan sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus.

Surat tersebut disampaikan langsung oleh utusan khusus yang ditugaskan mewakili Indonesia dalam upacara pemakaman pemimpin tertinggi umat Katolik dunia itu, yang digelar di Roma, Italia.

Baca Juga: Gaikindo Soroti Gangguan Ormas di Kawasan Industri: Sudah Berlangsung Sejak 1990an

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa seluruh perwakilan resmi dari Presiden Prabowo telah tiba dengan selamat di Roma.

Pengiriman utusan khusus ini mencerminkan komitmen serta empati tulus dari pemerintah Indonesia, yang turut berduka cita bersama komunitas Katolik global atas kehilangan sosok pemimpin spiritual yang selama hidupnya dikenal penuh welas asih.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Strategi RI di Tengah Arah Baru Diplomasi Ekonomi AS

Menurut Prasetyo, surat yang dititipkan Presiden tidak memuat pesan politik atau diplomatik yang kompleks, melainkan lebih bersifat personal dan emosional. Intinya, surat tersebut mengungkapkan rasa duka yang mendalam dari Presiden dan masyarakat Indonesia atas wafatnya Paus Fransiskus.

"Isi suratnya sederhana, tapi penuh makna. Intinya menyampaikan duka yang sangat dalam dan rasa hormat kepada Paus Fransiskus sebagai tokoh besar dunia," ujarnya.

Baca Juga: Ahmad Dhani Dilaporkan Rayen Pono ke Polisi, Dul Jaelani Ungkap Didikan Ayahnya Soal Mengcover Lagu Hingga Perjuangan Sang Ayah

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo dan pemerintah Indonesia menilai Paus Fransiskus sebagai figur pemersatu yang selama hidupnya senantiasa menggaungkan nilai-nilai kasih, kemanusiaan, dan keberpihakan terhadap kaum yang terpinggirkan.

Tak hanya menjadi panutan bagi umat Katolik, Paus juga dihormati lintas agama karena perjuangannya dalam membangun dunia yang lebih damai dan berkeadilan.

Baca Juga: Hingga Akhir Maret 2025, BRI Telah Salurkan KUR Senilai Rp42,23 Triliun Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan

Kehadiran utusan Indonesia di Vatikan dalam momen duka ini sekaligus menjadi simbol kuatnya nilai toleransi dan solidaritas antarumat beragama di Tanah Air.

Prasetyo menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia—dua hal yang menjadi warisan besar dari sosok Paus Fransiskus yang begitu dicintai banyak orang, tak hanya di Vatikan, tapi juga di hati masyarakat Indonesia.

Tags

Terkini