news

Bertemu Prabowo Subianto, Perdana Menteri Fiji Ungkap Belajar dari RI Terkait Pembangunan

Kamis, 24 April 2025 | 18:21 WIB
Bertemu Prabowo Subianto, Perdana Menteri Fiji Ungkap Belajar dari RI Terkait Pembangunan (Istimewa )

INSIBERNEWS, Jakarta — Perdana Menteri (PM) Fiji, Sitiveni Rabuka bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (24/4).

Dalam pertemuan hangat bilateral tersebut, Sitiveni menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Prabowo atas bantuan Indonesia ketika Fiji berada di masa sulit.

“Anda menghormati kedaulatan Fiji, tidak seperti beberapa teman tradisional kami yang justru berpaling dari kami pada saat itu. Anda telah menjadi teman yang sangat setia—teman diplomatik yang setia, teman kerja sama yang setia—sejak kita menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1974,” ujar Sitiveni.

Baca Juga: Aksi Guru Gunting Seragam Murid Viral di Media Sosial, Netizen: Masih Mending Sih....

Sitiveni juga berterima kasih kepada Prabowo atas penandatanganan perjanjian untuk pusat pelatihan pertanian di Fiji. Lokasi itu nantinya akan berkembang menjadi pusat regional.

“Kami juga sangat menghargai hibah sebesar 12 juta dolar Fiji, setara dengan sekitar 6 juta dolar AS—jumlah yang besar bagi Fiji, terutama karena ini adalah hibah,” tuturnya.

Ia mengungkap, bantuan dari Indonesia membuat Fiji merasa tenang karena tidak terbebani dengan menambah utang baru.

Baca Juga: Polisi Beberkan Bukti dan Alasan Aktor Fachry Albar Gunakan Narkoba: Untuk Tenangkan Pikiran

Berkat bantuan dari RI, Fiji kini memiliki beberapa pemuda yang sedang menjalani pelatihan dalam bidang pertanian dan peternakan.

“Maka kami menghormati Anda, kami mengucapkan selamat kepada Anda, dan kami akan memanfaatkan peluang dan pintu yang telah Anda buka untuk rakyat dan pemerintah kami,” kata Sitiveni.

Sitiveni menceritakan, pusat pelatihan regional pertanian ini akan dibangun di dekat kota Rakiraki, salah satu provinsi yang kurang mendapat perhatian sebelumnya.

Baca Juga: Beberkan Dampak Negatif Tarif Resiprokal Trump, Sri Mulyani Ungkap Sentimen dari Pelaku Usaha Memburuk

Menurutnya, didirikannya pusat pelatihan ini menjadi suntikan besar bagi kehidupan dan keterampilan masyarakat setempat untuk memiliki mata pencaharian.

“Kami sangat menghargai kontribusi Anda. Kami juga berharap dapat memperkuat kerja sama kita di bidang kedokteran, penelitian, dan pendidikan,” ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini