INSIBERNEWS - Penyelidikan atas kasus meninggalnya Kenzha Erza Walewangko, mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) berusia 22 tahun, resmi dihentikan oleh Polres Metro Jakarta Timur.
Keputusan ini diambil setelah tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam insiden tragis yang terjadi di area kampus pada Selasa, 4 Maret 2025 lalu.
Baca Juga: Tampil Gagah! Wonwoo SEVENTEEN Tuai Sorotan Usai Pimpin Upacara Wamil
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly dalam konferensi pers, Kamis (24/4), menjelaskan bahwa penghentian penyelidikan dilakukan usai gelar perkara mendalam bersama tim gabungan, termasuk dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Propam, Itwasda, dan Bidkum.
Berdasarkan keterangan para saksi, hasil autopsi, dan analisa ahli, kematian Kenzha tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana sebagaimana yang semula dilaporkan.
Baca Juga: Target Eliminasi Kanker Serviks 2030, Pemerintah Gratiskan Vaksin dan Skrining HPV
Rekonstruksi dan keterangan para saksi, termasuk mahasiswa dan petugas keamanan kampus, menunjukkan bahwa Kenzha sempat menggoyangkan besi pagar sebelum terjatuh ke dalam selokan. Dua sekuriti yang berada dekat lokasi kejadian langsung mengangkat tubuh korban.
Saksi juga menyebutkan bahwa sebelumnya Kenzha beberapa kali terjatuh dan terlihat lemas saat menuju rumah sakit, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Polisi Beberkan Bukti dan Alasan Aktor Fachry Albar Gunakan Narkoba: Untuk Tenangkan Pikiran
Hasil olah TKP menunjukkan darah korban tercecer di dalam selokan, namun upaya identifikasi DNA gagal dilakukan karena darah telah bercampur air hujan.
Meski begitu, hasil autopsi dari RS Polri memperkuat dugaan bahwa tidak ada unsur penganiayaan atau kelalaian dari pihak lain yang menyebabkan kematian Kenzha.
Baca Juga: WNA Ditemukan Tewas Gantung Diri di Taman Bandara Soekarno-Hatta, Polisi Selidiki Motif
Dokter forensik Arfiani Ika Kusumawati menyampaikan bahwa korban diketahui mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar, yang menyebabkan penurunan kesadaran.
“Kadar alkohol di lambung sangat tinggi, tapi di darah justru rendah, menunjukkan korban sempat mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar sebelum jatuh,” ungkapnya. Kondisi tersebut membuat korban sulit mengendalikan tubuhnya ketika terjatuh.
Artikel Terkait
Dari Tukang Tempe Menjadi Walikota Sukabumi, Kini Ayep Zaki Miliki Harta Kekayaan Segini
Berapa Harta Kekayaan Bobby Maulana? Wakil Walikota Sukabumi Ternyata Punya Kas dan Setara Sebeesar....
Harta Kekayaaan Raden Dicky Candranegara Wakil Walikota Tasikmalaya, Sahabat Sule Ini Ternyata....
Soal Pilpres 2029, Cak Imin Santai: Baru Jadi Menteri Enam Bulan, Kok Udah Ribut-Ribut
Makin Bertambah, Intip Deretan Kasus Keracunan MBG Sejak Peluncurannya di Sekolah
Beberkan Dampak Negatif Tarif Resiprokal Trump, Sri Mulyani Ungkap Sentimen dari Pelaku Usaha Memburuk
WNA Ditemukan Tewas Gantung Diri di Taman Bandara Soekarno-Hatta, Polisi Selidiki Motif
Polisi Beberkan Bukti dan Alasan Aktor Fachry Albar Gunakan Narkoba: Untuk Tenangkan Pikiran
Tampil Gagah! Wonwoo SEVENTEEN Tuai Sorotan Usai Pimpin Upacara Wamil
Target Eliminasi Kanker Serviks 2030, Pemerintah Gratiskan Vaksin dan Skrining HPV