“Saya sudah minta ke Dirjen Tenaga Kesehatan agar para peserta PPDS bisa mendapatkan SIP dokter umum, supaya mereka bisa praktik dan mendapatkan penghasilan,” jelasnya.
Langkah ini dinilai penting karena banyak peserta PPDS yang mengaku kesulitan secara finansial, sementara mereka harus bekerja nyaris tanpa henti selama proses pendidikan berlangsung.
Dengan munculnya kasus-kasus menyimpang seperti yang terjadi belakangan ini, pemerintah berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan kedokteran spesialis di Indonesia.
Harapannya, kasus serupa tak terulang lagi, dan para calon dokter bisa tumbuh dalam lingkungan belajar yang sehat, adil, dan berintegritas.