Bahlil juga meyakini bahwa gerakan perombakan ini tak hanya terjadi di Komisi XI, melainkan bisa merembet ke komisi-komisi lain di DPR. Ia mengajak seluruh kader untuk melihat reshuffle ini sebagai proses penyegaran, bukan ancaman.
"Kita ingin semua kader yang duduk di jabatan publik itu betul-betul hadir dan bermanfaat. Jadi mari kita buka peluang selebar-lebarnya buat kader-kader yang siap kerja dan punya komitmen," pungkasnya.