INSIBERNEWS - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa kabar mengenai pemindahan 100 warga Gaza ke Indonesia tidak benar.
Isu tersebut sempat beredar di beberapa media asing, namun pemerintah Indonesia memastikan bahwa tidak ada rencana ataupun pembahasan terkait hal tersebut.
Baca Juga: Puan Soroti Pungli di Sekolah: Pendidikan Harus Transparan, Bukan Money Oriented
Juru Bicara Kemlu RI, Rolliansyah Soemirat, menyatakan bahwa pemerintah tidak pernah menerima atau membahas informasi mengenai pemindahan warga Gaza ke Indonesia dengan pihak manapun.
“Pemerintah Indonesia tidak pernah membahas ataupun mendengar informasi tentang rencana tersebut seperti yang disebutkan beberapa media asing,” ujar Rolliansyah dalam keterangannya, Jumat (28/3/2025).
Baca Juga: Gempa Dahsyat 7,7 Magnitudo Guncang Myanmar, 26 Orang Tewas, Bangkok Tetapkan Status Darurat
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kesepakatan antara Indonesia dengan pihak lain terkait pemindahan warga Gaza.
“Dapat kami pastikan bahwa tidak ada pembicaraan, apalagi kesepakatan antara Indonesia dengan pihak manapun mengenai hal tersebut,” tambahnya.
Baca Juga: Arus Mudik di Pelabuhan Ciwandan Meningkat, 32 Ribu Motor Sudah Menyeberang ke Sumatra
Saat ini, Indonesia lebih berfokus pada upaya diplomasi untuk mendorong gencatan senjata tahap kedua di Gaza.
Selain itu, pemerintah juga terus berupaya memastikan masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah yang terdampak konflik serta mendorong rekonstruksi pascaperang di Gaza.
Isu mengenai pemindahan warga Gaza ke Indonesia menjadi perhatian publik setelah beberapa media internasional memberitakan dugaan rencana relokasi.
Namun, Kemlu RI menegaskan bahwa prioritas utama Indonesia adalah mendukung perdamaian di Palestina dan memastikan hak-hak warga Gaza terpenuhi, termasuk akses terhadap bantuan kemanusiaan serta proses rekonstruksi wilayah mereka yang terdampak perang.