news

Dinilai akan Memperkuat Kekerasan Terhadap Wanita, Aliansi Perempuan Indonesia Tolak Revisi UU TNI

Rabu, 19 Maret 2025 | 10:24 WIB
Revisi UU TNI ditolak dengan tegas oleh Aliansi Perempuan Indonesia (Akun X @wandarxn)

INSIBERNEWS - Aliansi Perempuan Indonesia menyatakan penolakan keras terhadap revisi UU TNI.

Menurut Aliansi Perempuan Indonesia Revisi UU TNI dinilai akan memperburuk kondisi perempuan di Indonesia.

Aliansi ini mengingatkan bahwa revisi UU TNI berpotensi memperkuat penundukan terhadap perempuan serta memperburuk kekerasan yang mereka alami.

Baca Juga: Adakan Konferensi Pers, Sri Mulyani Tegaskan Tidak Jadi Mundur dari Kabinet Merah Putih?

Terutama dalam operasi militer yang berlangsung di berbagai daerah.

Dilansir INsibernews dari akun X @wandarxn (19/3/2025), dalam banyak kasus, perempuan menjadi target kekerasan dalam operasi militer.

Kekerasan seksual, penyiksaan, dan pelecehan terhadap perempuan kerap dijadikan sebagai alat kontrol dan intimidasi dalam upaya mempertahankan kekuasaan.

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold7 Hadir dengan Kamera 200 MP dan Under-Display Camera! Intip Spesifikasinya

Keberadaan perempuan dalam situasi konflik sering kali dipandang sebagai ancaman.

Sehingga tubuh perempuan menjadi objek kekerasan yang digunakan untuk menundukkan dan mengendalikan perlawanan.

Dalam banyak kasus, perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual dalam konflik militer tidak hanya menderita fisik dan mental, tetapi juga terjebak dalam stigma sosial yang sulit dihapuskan.

Baca Juga: 10 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Bikin Cepat Tua! Nomor 7 Paling Mengejutkan!

Selain itu, dalam sistem sosial yang patriarkal, seksualitas perempuan sering dikontrol melalui pembakuan peran gender yang timpang.

Perempuan ditempatkan dalam posisi sebagai pendamping laki-laki, dan tubuh serta reproduksi mereka diatur sedemikian rupa untuk memenuhi kepentingan sosial dan politik.

Halaman:

Tags

Terkini