Pria kelahiran Jakarta, 31 Desember 1968 ini, memiliki rekam jejak panjang di dunia bisnis. Ia mengawali kariernya di sektor keuangan dan kewirausahaan, pernah menjabat sebagai Penasihat Keuangan Asosiasi Koperasi Batik Indonesia (1997-2002) serta Wakil Bendahara Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (2005-2008).
Kariernya terus menanjak hingga dipercaya memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia selama periode 2015-2021.
Dengan latar belakang yang kuat di dunia bisnis dan pemerintahan, Rosan diharapkan mampu membawa Danantara menjadi lembaga investasi yang berperan besar dalam perekonomian nasional.
Prabowo sendiri telah menargetkan Danantara sebagai salah satu sovereign wealth fund terbesar di dunia, dengan aset lebih dari 900 miliar dolar AS.
Baca Juga: Struktur BPI Danantara Diumumkan, Rosan Roeslani Ditunjuk Sebagai CEO
Kini, tugas besar menanti Rosan dan timnya untuk mengelola investasi yang diproyeksikan mencapai 20 miliar dolar AS dalam waktu dekat.