news

Iran Ingin Pindah Ibu Kota dari Teheran, Makran Jadi Kandidat Kuat

Kamis, 20 Februari 2025 | 14:57 WIB
Ilustrasi Negara Iran (Foto : AP)

INSIBERNEWS - Pemerintah Iran kembali mempertimbangkan pemindahan ibu kota dari Teheran ke lokasi baru. Wacana ini muncul karena Teheran menghadapi berbagai masalah serius, mulai dari kemacetan lalu lintas yang parah, penurunan permukaan tanah, polusi udara ekstrem, hingga krisis air yang semakin memburuk.

Baca Juga: Kurangi Kemacetan Mudik, Menhub Usulkan ASN Bisa Work From Anywhere Jelang Lebaran

Menurut laporan AFP, Rabu (19/2/2025), Presiden Iran Masoud Pezeshkian kembali menghidupkan gagasan pemindahan ibu kota yang sudah lama menjadi perbincangan.

Salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah wilayah Makran, yang terletak di dekat Teluk Oman.

Baca Juga: Anindya Bakrie: Indonesia Bisa Jadi Pemimpin Dunia di Sektor Ekonomi Biru

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi di Teheran semakin mengkhawatirkan. Selain kemacetan yang semakin tidak terkendali, kota ini juga mengalami penurunan tanah yang cukup signifikan, yang berisiko merusak infrastruktur.

Ditambah lagi, polusi udara yang kronis serta pengelolaan sumber daya yang kurang optimal membuat kota ini semakin sulit untuk berkembang.

Baca Juga: Erick Thohir Ajak Pekerja Migran Menabung di Bank Emas: Aman dan Stabil!

Pemerintah Iran menilai pemindahan ibu kota bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi tekanan di Teheran.

Selain itu, pemindahan ini juga diharapkan dapat mendukung pembangunan wilayah-wilayah lain, terutama di kawasan pesisir Makran, yang memiliki potensi ekonomi besar.

Baca Juga: Yoon Suk Yeol Hadiri Sidang Perdana, Ribuan Pendukung Tuntut Pembebasan

Meskipun wacana ini belum diputuskan secara resmi, banyak pihak menilai bahwa gagasan pemindahan ibu kota bukan sekadar retorika politik, tetapi memang dibutuhkan untuk masa depan Iran.

Namun, tantangan besar seperti biaya tinggi dan pembangunan infrastruktur baru tetap menjadi pertimbangan utama dalam merealisasikan rencana ini.

Tags

Terkini