Ukraina Berhasil Rebut Kembali Desa Pertambangan Yang Sempat Direnggut Rusia

Photo Author
- Senin, 17 Februari 2025 | 12:40 WIB
Ukraina Berhasil Rebut Kembali Desa Pertambangan Yang Sempat Direnggut Rusia.  (Foto : Reuters)
Ukraina Berhasil Rebut Kembali Desa Pertambangan Yang Sempat Direnggut Rusia. (Foto : Reuters)

INSIBERNEWS - Situasi di medan perang Ukraina kembali mengalami perubahan signifikan. Pada Minggu (16/2), pasukan Ukraina berhasil merebut Desa Pishchane, sebuah wilayah pertambangan strategis di dekat Kota Pokrovsk. Desa ini telah menjadi target perebutan pasukan Rusia selama berbulan-bulan.

Baca Juga: Waw! Cristiano Ronaldo Bakal Datang Ke Kupang NTT, Agenda Apa?

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi Ukraina di tengah tekanan Rusia yang terus mengklaim kemajuan meski dalam skala kecil.

Juru bicara militer Ukraina di wilayah tersebut, Viktor Tregubov, menyampaikan bahwa beberapa serangan balasan yang dilancarkan pasukan Kyiv akhirnya membuahkan hasil.

"Kita sudah bisa membicarakan pembebasan Desa Pishchane," ungkapnya dalam siaran televisi Ukraina, dikutip dari VOA Indonesia pada Senin (17/2/2025).

Baca Juga: Wow! Ternyata 70 Persen Gen Z Lebih Suka Bekerja Freelance daripada Kerja Kantoran

Meski begitu, perjuangan Ukraina masih jauh dari selesai. Rusia tetap intensif dalam serangan-serangan kecil yang terus memberikan tekanan di berbagai garis depan.

Sementara itu, di sisi diplomasi, dunia tengah menyoroti rencana pertemuan penting antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pertemuan ini diperkirakan akan berdampak besar terhadap arah konflik di Ukraina.

Baca Juga: Fedi Nuril Akui Malu Miliki Presiden dengan Gaya Pidato Seperti Prabowo, Kenapa?

Bagi Ukraina, keberhasilan merebut Pishchane bukan hanya sekadar kemenangan taktis, tetapi juga simbol ketahanan di tengah keterbatasan sumber daya dan tekanan geopolitik yang semakin kompleks.

Masyarakat internasional pun terus mengawasi bagaimana perkembangan di medan perang akan memengaruhi strategi kedua belah pihak dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: Mahasiswa UI Lakukan Seruan Aksi Massa Indonesia Gelap Hari Ini, Apa Saja Tuntutannya?

Di tengah situasi yang masih panas, Ukraina tetap harus bersiap menghadapi kemungkinan serangan balasan dari Rusia.

Meskipun keberhasilan ini memberikan harapan, jalannya perang masih panjang, dan ketahanan Ukraina akan terus diuji dalam berbagai aspek, baik di medan tempur maupun di meja diplomasi.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X