INSIBERNEWS - Awal Ramadan 1446 H hanya tinggal menghitung hari saja.
Muhammadiyah telah menentukan kapan awal Ramadan dan kapan Idul Fitri pada 2025.
Penentuan ini dilakukan oleh Muhammadiyah dengan metode hisab hakiki wujudul hilal.
Baca Juga: Miris! Sebelum Adanya Efisiensi Anggaran Pendidikan Indonesia Tidak Mencapai Mandat Konstitusi
Metode hisab hakiki wujudul hilal merupakan metode yang digunakan untuk menentukan awal bulan dalam kalender hijriah berdasarkan pengamatan astronomis yang akurat.
Dalam metode ini, penentuan awal bulan dilakukan dengan cara menghitung posisi bulan dan matahari.
Untuk memastikan hilal (bulan sabit baru) sudah berada pada posisi yang memungkinkan untuk terlihat di langit.
Hisab hakiki mengacu pada perhitungan ilmiah yang melibatkan posisi dan umur bulan, serta ketinggian hilal yang sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.
Metode ini berbeda dengan hisab rukyah, yang lebih mengutamakan pengamatan langsung hilal oleh manusia.
Dalam hisab hakiki, perhitungan dilakukan dengan menggunakan data astronomi untuk menentukan apakah bulan tersebut sudah cukup tua dan berada pada posisi yang memungkinkan untuk terlihat oleh mata manusia.
Baca Juga: Hebohkan Penggemar! Jake ENHYPEN Tiba-tiba Muncul di Universitas Trisakti
Syarat utama dalam hisab hakiki adalah posisi bulan harus cukup tinggi di atas ufuk dan cukup terang agar dapat dilihat, yang disebut sebagai wujudul hilal.
Artikel Terkait
Wacana Libur Sekolah Selama Ramadan 2025 Mulai Mencuat, Wakil Menag Angkat Bicara
Ramadan 2025, Jadwal Sekolah Bisa Berubah! Ini Tiga Opsi yang Sedang Dibahas Pemerintah!
Beredar Rumor Mengenai Libur Sekolah pada Saat Ramadan, Ini Jawaban Mendikdasmen
Tetap Masuk Selama Bulan Puasa, Begini Isi Surat Edaran 3 Menteri Soal Libur Sekolah Ramadan 2025
Pemerintah Tentukan Jadwal Libur dan Pembelajaran Sekolah Selama Ramadan 2025: Cek Aturan dan Detailnya!