INSIBERNEWS - Sempat viral di sosial media aksi seorang pria Iran yang membakar Al Quran.
Pria Iran yang membakar Al Quran tersebut bernama Salwan Momika (38).
Aksi seorang pria yang membakar Al Quran merupakan kasus yang sangat serius, baik dari sisi hukum, sosial, maupun keagamaan.
Baca Juga: Warga Korban Penggusuran PT Kristus Raja Maumere di Sikka NTT Dirikan Tenda di Lahan Gusuran
Tindakan tersebut tidak hanya menyinggung perasaan umat Muslim di seluruh dunia.
Tetapi juga berpotensi memperburuk ketegangan antar kelompok agama dan menciptakan polarisasi sosial.
Al Quran dianggap sebagai kitab suci yang dihormati oleh lebih dari satu miliar umat Muslim.
Baca Juga: Seru! Inilah 10 Kumpulan Pantun Ubur-Ubur Ikan Lele untuk Caption Media Sosial
Sehingga pembakarannya dipandang sebagai penghinaan terhadap keyakinan mereka.
Dalam konteks hukum, banyak negara memiliki undang-undang yang melarang ujaran kebencian dan tindakan yang dapat memicu kekerasan atau mengganggu ketertiban umum.
Pembakaran Al Quran, sebagai simbol dari kebencian dan intoleransi, dapat memicu reaksi keras, baik dalam bentuk protes maupun kekerasan.
Salwan Momika merupakan seorang aktivis anti Islam yang kemudian tewas di kota Sodertalje dekat Stockholm, Swedia.
Artikel Terkait
Bukan Tawuran, Muncul Alasan Lain Siswa SMK di Semarang Ditembak Polisi hingga Tewas
Keluarga Siswa SMK 4 Semarang yang Tewas Diduga Ditembak Polisi, Kini Laporkan Aipda R
Tragis! Bos Asuransi Kesehatan di AS Tewas Usai Ditembak, Berikut Kronologi dan Tersangka Kasus Penembakan
Presiden Azerbaijan Ungkap Jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines Karena Ditembak dari Darat, Tuntut Permintaan Maaf dari Rusia
Penyewa Mobil Bos Rental yang Tewas Ditembak di Rest Area Tangerang-Merak Ditangkap Polisi