INSIBERNEWS - Saat ini mata uang Yen sedang melemah hingga ke level terendah Jepang sejak 1986.
Kondisi lemahnya mata uang Yen ini disampaikan oleh Komisaris Badan Pariwisata Jepang.
Akibat dari lemahnya mata uang Yen maka banyak turis berdatangan ke Jepang untuk berwisata.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan Diungkap Shin Tae Yong Sebelum Dipecat sebagai Pelatih Timnas oleh PSSI
Melemahnya yen membawa keuntungan bagi wisatawan internasional.
Mereka kini dapat menikmati liburan di Jepang dengan biaya yang lebih rendah, termasuk harga hotel, makanan, dan tiket transportasi.
Hal ini membuat Jepang menjadi destinasi yang lebih menarik, memicu lonjakan jumlah wisatawan asing yang datang.
Banyak pelancong yang memanfaatkan peluang ini untuk berbelanja produk-produk Jepang yang terkenal, seperti elektronik, fashion, dan barang-barang unik lainnya.
Namun, meskipun wisatawan asing mendapatkan manfaat, pelemahan yen juga membawa tantangan bagi perekonomian domestik Jepang, karena impor barang menjadi lebih mahal.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (16/1/2025), Jepang mengalami jumlah tertinggi wisatawan asing saat ini.
Baca Juga: Joe Biden Sampaikan Bahwa Para Sandera Palestina akan Segera Dibebaskan oleh Israel
Bahkan jumlah wisatawan asing di Jepang mencetak rekor sepanjang sejarah.
Artikel Terkait
Prabowo Sambut PM Jepang Shigeru Ishiba di Istana Bogor dengan Upacara Kenegaraan
Berpengalaman Selama 80 Tahun Dalam Program Makan Bergizi, Kini Jepang akan Bantu Indonesia
Waduh! 85 Ribu Orang di Jepang Hilang Secara Misterius Setiap Tahunnya, Kok Bisa?
Muncul Jasa Yongin Ya Karena Tingginya Orang Hilang di Jepang Tanpa Tinggalkan Jasad, Apa Itu?
Jepang Beri Pinjaman untuk Indonesia Sebesar Rp9,3 Triliun, untuk Tingkatkan Kapasitas ASN dan Pembangunan Pelabuhan