INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat Joe Biden memerintahkan kepada Israel untuk melakukan gencatan senjata pada Palestina.
Joe Biden juga sudah melakukan komunikasi dengan Presiden AS terpilih yaitu Donald Trump menegnai kesepakatan gencatan senjata ini.
Karena sebagian besar ketentuan gencatan senjata akan dilaksanakan setelah Joe Biden lengser dan digantikan Donald Trump.
Baca Juga: Merespon Usulan DPD Soal Makan Bergizi Gratis yang Dibiayai dari Zakat, Istana: Memalukan!
Israel yang mengalami konflik panjang dengan Palestina akhirnya memutuskan untuk melakukan gencatan senjata.
Gencatan senjata ini telah disepakati oleh pihak Israel dan sejumlah kelompok perjuangan kemerdekaan Palestina.
Tindakan gencatan senjata ini disepakati pada Rabu (15/1/2025) dan akan mulai berlaku efektif mulai Minggu (19/1/2025).
Baca Juga: Meski Dirasa Tak Masuk Akal, Shin Tae-Yong Akui Lapang Dada Terima Kabar Pemberhentiannya
Gencatan senjata merupakan suatu kesepakatan untuk menghentikan atau menangguhkan sementara pertempuran dalam konflik bersenjata.
Biasanya dilakukan untuk memungkinkan negosiasi perdamaian atau memberikan waktu bagi bantuan kemanusiaan.
Dilansir INsibernews dari laman Reuters (16/1/2025), Joe Biden mengatakan akan melepaskan para sandera.
Baca Juga: Bantah Tudingan Pakai Ordal, T.O.P Eks BIGBANG Ceritakan Awal Mula Bergabung Squid Game 2
Hal tersebut dilakukan mengikuti kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan juga Palestina.
Artikel Terkait
Gaza Kini Makin Hancur Lebur Akibat Serangan Israel yang Kian Intensif
Korut Serukan Dunia Bersatu Hentikan Kekerasan Israel di Gaza
Israel Berlakukan Kebijakan Rahasiakan Identitas Tentara: Takut Pasukannya Ditangkap di Luar Negeri?
Israel Dikabarkan Setuju Tarik Pasukan dari Gaza, Negosiasi Tahanan dengan Hamas
Setelah Konflik Panjang, Israel dan Palestina Sepakat untuk Lakukan Gencatan Senjata