“Dana sudah ada di APBD, jadi program ini bukan sesuatu yang ‘dari kayangan’. Semua sudah dirancang agar berjalan efektif,” ungkap Pramono.
Teruntuk menu sarapan, nantinya akan dirancang bervariasi dan bergizi, termasuk menu khas Jakarta seperti nasi uduk.
“Yang penting sehat, menunya akan diganti secara berkala,” tambahnya.
Sinergi dengan Pemerintah Pusat
Meski memiliki fokus berbeda, program sarapan gratis ini akan disinergikan dengan program makan bergizi gratis dari pemerintah pusat.
“Ini adalah dua hal yang berbeda, tapi akan kami sinergikan agar hasilnya maksimal,” jelas Pramono.
Dengan dana yang sudah dialokasikan dan program yang realistis, Tim Transisi Pramono-Rano optimis bahwa program-program ini bisa segera dijalankan setelah pelantikan.
“Kami yakin, semuanya bisa berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta,” pungkas Chico.
Artikel Terkait
Pratikno Jelaskan Alasan Program Makan Bergizi Gratis Belum Merata: Negara Kita Besar, Ya Bertahap Lah!
10 Ide OOTD Anak Remaja, Gaya Santai yang Modis dan Trendi untuk Setiap Kesempatan!
Tiga Pemain Timnas Indonesia Terancam Tak Dipanggil Patrick Kluivert Akibat Minimnya Menit Bermain
7 OOTD Remaja Kekinian, Inspirasi Gaya Casual yang Cocok untuk Segala Acara
Awalnya Cekcok dengan Tetangga, Begini Kronologi Aktor Sandy Permana yang Tewas Ditusuk
Oknum TNI AL Terlibat Kasus Pembunuhan di Pantai Saoka, Sorong
Geger! Mayat Ngapung Di Marunda, Ditemukan Kartu Identitas TNI dan BIN di Saku
Cinta Kuya Tidak Setuju Kebakaran di Los Angeles AS Dikaitkan Dengan Palestina, Begini Alasannya
Buried Hearts Tayang 14 Februari, Park Hyung-sik Bakal Tampil Misterius dan Jadi Sosok Ambisius dengan Uang
Pemerintah Siapkan Aturan Pembatasan Usia untuk Akses Media Sosial, Fokus pada Perlindungan Anak