INSIBERNEWS — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merespons desakan Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, yang meminta Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, segera mengungkap video dugaan skandal korupsi yang melibatkan pejabat negara.
Permintaan ini muncul setelah Hasto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Harun Masiku.
Baca Juga: Prabowo: Pemerintah Takkan Pernah Persulit Rakyat, Fokus Hadapi Pelaku Kejahatan
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara DPP PDIP, Guntur Romli, menegaskan bahwa pernyataan Hasto bukan sekadar gertakan semata.
"Ini bukan gertakan, ini bom nuklir. Kalau video ini dirilis, semuanya bisa mati bersama," ujar Guntur, Sabtu (30/12). Pernyataan itu menegaskan bahwa video tersebut memiliki dampak besar jika diungkap ke publik.
Baca Juga: Pigai Kritik Mahfud MD, Soroti Tiga Poin Utama Soal Penegakan Hukum
Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai kapan video tersebut akan dirilis, Guntur memilih untuk tidak memberikan kepastian. Menurutnya, keputusan terkait pengungkapan video tersebut sepenuhnya berada di tangan Hasto Kristiyanto.
“Itu murni hak Hasto untuk menentukan waktu yang tepat,” ujarnya singkat.
Baca Juga: Gedung Rektorat UIN Jakarta Kebakaran, Diduga Akibat Konsleting Listrik
Boyamin Saiman sebelumnya mendesak agar Hasto tidak hanya memberikan ancaman kosong terkait video tersebut. Ia menilai langkah ini penting untuk membuktikan komitmen Hasto dalam membuka kebenaran.
“Jika memang ada bukti kuat, maka sebaiknya segera diungkap, bukan hanya sekadar retorika,” kata Boyamin dalam pernyataannya.
Baca Juga: Netanyahu Jalani Operasi Prostat di Tengah Konflik Gaza
Kasus ini menambah dinamika dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Publik kini menantikan langkah selanjutnya dari PDIP dan Hasto Kristiyanto, apakah video tersebut akan menjadi alat untuk mengungkap skandal besar atau justru menjadi bagian dari manuver politik yang penuh tanda tanya.
Artikel Terkait
Aksi Curanmor di Koja, Jakarta Utara: Motor Ibu Rumah Tangga Raib di Tengah Jalan Ramai
Pilu! Pesan Terakhir Penumpang Jeju Air Sebelum Terjadi Kecelakaan, Ada Burung di Dalam Mesin Pesawat
Honda Activa 125 Versi 2025 Resmi Meluncur di India: Skutik Modern dengan Teknologi Canggih
Honda XR 190L 2025 Resmi Diluncurkan: Motor Trail Tangguh dengan Mesin Lebih Besar
Lansia 74 Tahun Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Lampung, Honda Brio Diduga Penyebab Utama
Jelang Tahun Baru 2025, Polsek Cibatu Ajak Warga Aktifkan Siskamling Cegah Gangguan Kamtibmas
Netanyahu Jalani Operasi Prostat di Tengah Konflik Gaza
Gedung Rektorat UIN Jakarta Kebakaran, Diduga Akibat Konsleting Listrik
Pigai Kritik Mahfud MD, Soroti Tiga Poin Utama Soal Penegakan Hukum
Prabowo: Pemerintah Takkan Pernah Persulit Rakyat, Fokus Hadapi Pelaku Kejahatan