Rusia bukan satu-satunya negara yang menerapkan larangan seperti ini. Banyak negara lain, termasuk Cina, juga telah membatasi atau bahkan melarang penambangan crypto karena tingginya konsumsi energi yang dianggap tidak efisien dan berdampak pada lingkungan.
Kebijakan Rusia ini mencerminkan tantangan global dalam menyeimbangkan inovasi teknologi dengan kebutuhan energi yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Link Streaming Bali United vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2024-2025
Kunjungan ke Pos Terpadu Rest Area KM 57, Kapolri Perintahkan Patroli Antisipasi Pemalakan Jalur Wisata Libur Nataru
Tingkatkan Kapasitas Kinerja Aparatur, Kades se-Kecamatan Jatiluhur Kompak Antusias Giat Bintek
Melalui Aplikasi SP4N LAPOR, Dinkes Purwakarta Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pengaduan Masyarakat
Wamen BUMN Dirut Jasa Raharja, Jenguk Langsung Korban Kecelakaan Bus Pariwisata Tol Cipularang di Rumah Sakit Abdul Radzak
Krisis di Laut Merah, Mesir Alami Kerugian Fantastis dari Terusan Suez
Berapa Harta Kekayaan Lalu Muhamad Iqbal? Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat yang Unggul di Pilkada 2024
Tembus Puluhan Miliar? Segini Harta Kekayaan Nadia Muna yang Bakal Jadi Wakil Bupati Temanggung 2024
Menag Pastikan Haji 2025 Murah: Prabowo Minta Fokus pada Efisiensi dan Kenyamanan Jemaah
Soal Pernyataan Denda Damai Koruptor, Menteri Hukum Supratman Klarifikasi dan Minta Maaf