INSIBERNEWS, Purwakarta - Jasa Tirta II dalam memperingati Hari Bhakti Pekerjaan Umum bertemakan membangun negeri untuk rakyat memberikan bantuan program-program TJSL ke masyarakat sebagai bentuk dukungan untuk pemerataan pembangunan bagi masyarakat.
Bantuan diberikan langsung oleh Direktur Utama Jasa Tirta II, Imam Santoso dan Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Resiko Jasa Tirta II, Indriani Widiastuti, Kamis (19/12/2024).
"Penyaluran program TJSL dan bazar UMKM ini komitmen kami untuk siap mendukung tercapainya komitmen PU dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat luas serta pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan," kata Imam.
Bantuan program TJSL yang selaras dengan tema Harbak ke-79 PU, di antaranya perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan alat produksi UMKM, elektrifikasi, digester biogas, pembuatan kandang cacing, dan pemanfaatan limbah ternak sapi kepada masyarakat yang ada di sekitar wilayah kerja perusahaan yang berpusat di Jatiluhur Purwakarta tersebut.
"Program perbaikan rumah tidak layak huni diberikan kepada satu Kepala Keluarga, bantuan alat produksi UMKM penunjang alat kerja untuk 4 UMKM dan satu kelompok tani, serta program elektrifikasi untuk 35 Kepala Keluarga," ujarnya.
Jasa Tirta II juga, lanjut Imam, memberikan bantuan untuk pembuatan digister biogas sebagai energi baru terbarukan sebanyak lima unit, perbaikan digister biogas sebanyak lima unit, pembuatan kandang cacing sebanyak lima unit, dan pengembangan keterampilan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan limbah ternak sapi kepada 20 peserta.
Baca Juga: Hadapi libur Nataru, Satlantas Polres Karawang Persiapkan Petunjuk Arah Jalan
Kegiatan ini juga diisi oleh bazar UMK binaan Jasa Tirta II, Pemerintah Daerah Purwakarta, dan BRI yang menjajakan kuliner Indonesia, sayuran organik, pakaian dan lainnya.
Program bazar UMK ini menjadi salah satu program pengembangan dan pembinaan UMK untuk membantu pelaku UMK mempromosikan produk, memperluas pasar dan memperkuat daya saing di tengah tantangan ekonomi saat ini.
“Kami ingin memberikan peluang lebih besar bagi UMK binaan kami untuk tumbuh dan berkembang, sehingga mereka dapat memberikan dampak positif bagi perekenomian,” ujar Indriani Widiastuti.
Baca Juga: Fakta atau Mitos: Apakah Membersihkan Pusar Itu Berbahaya?
Program bantuan TJSL dan bazar UMK ini juga, kata Indriani menjadi salah satu komitmen mereka dalam mendukung asta cita pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran, yaitu membangun dari desa dari bawah.
Serta untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, serta meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.
Artikel Terkait
Siap Amankan Nataru, Polda Jabar Gelar Latihan Pra Operasi Lilin Lodaya 2024
Hadiri KTT D-8 Summit Kairo, Prabowo Bicara Soal Kolaborasi Sumber Daya Maritim
Budi Arie Setiadi Bantah Fitnah Terkait Judi Online di Komdigi, Sebut Akan Terbakar Sendiri
Hakim Brasil Perintahkan Penarikan Lagu Adele 'Million Years Ago' Akibat Dugaan Plagiarisme
Fakta atau Mitos: Apakah Membersihkan Pusar Itu Berbahaya?
Ini Dia! Kebiasaan Buruk Aquarius yang Jarang Orang Tahu
Lokasi Kemunculan Dajjal, Misteri yang Terus Diperdebatkan: Kira-kira Dimana?
Perbedaan Ateis dan Agnostik: Jangan Sampai Tertukar!
BRI Dinobatkan Sebagai Badan Publik Terbaik Nasional, Menangkan Dua Penghargaan di Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024
Hadapi libur Nataru, Satlantas Polres Karawang Persiapkan Petunjuk Arah Jalan