INSIBERNEWS - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan tanggapan terkait kritik yang dilontarkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mengenai program rumah gratis.
DPD sebelumnya menyebut program ini bisa membuat masyarakat menjadi malas. Namun, Maruarar atau yang akrab disapa Ara, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.
Baca Juga: Tanggapi Kontroversi Guyonan Kasar Gus Miftah ke Yati Pesek, Nunung Ungkap: Aku Prihatin
Menurut Ara, rumah gratis yang diberikan melalui program ini sebagian besar berasal dari kontribusi para pengusaha dan hanya mencakup porsi kecil dari total rumah yang disediakan.
"Beberapa rumah memang gratis, itu dari teman-teman pengusaha. Tidak masalah, asalkan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," jelasnya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Baca Juga: Berupaya Perangi Kebocoran di Semua Tingkat, Para Pejabat Diingatkan Prabowo untuk Hemat APBN 2025
Ara juga menekankan bahwa jumlah rumah gratis ini sangat terbatas. Pemerintah, kata dia, tetap mengutamakan program perumahan yang menggunakan skema pembiayaan terjangkau, sehingga masyarakat tetap bisa memiliki hunian layak tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan gratis.
"Rumah gratis itu sedikit sekali jumlahnya. Sebagian besar tetap harus dibeli, tentu dengan skema yang kita buat supaya terjangkau. Tidak mungkin semua gratis," ujarnya.
Ara menjelaskan bahwa program rumah gratis ini lebih bersifat insentif tambahan dan simbol kontribusi sosial dari kalangan pengusaha.
Pemerintah tidak pernah bermaksud menjadikan program ini sebagai solusi massal, tetapi lebih kepada wujud kepedulian untuk masyarakat yang berada dalam kondisi paling rentan.
Baca Juga: Imbau Tetap Waspada Jelang Natal dan Tahun Baru, Bhabinkamtibmas Polsek Cibatu Sambangi Warga
Melalui program ini, Ara berharap masyarakat tidak melihatnya sebagai "bantuan gratis semata," tetapi sebagai upaya untuk mengisi kesenjangan sosial di masyarakat.
"Kami tidak mau masyarakat malas, tapi kami juga tidak menutup mata pada mereka yang benar-benar butuh. Yang penting, kita bantu mereka bangkit, bukan menggantungkan hidup," tutup Ara.
Artikel Terkait
Kisi-kisi Formasi Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Terampil di SKB CPNS 2024: Kebijakan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Mahasiswa, Jurnalis dan Pengusaha Media Merapat! Journalism 360 di Kota Palembang Segera Digelar, Catat Tanggalnya
Polsek Cibatu Antusias Mengikuti Pelantikan Pengurus Kwartir Ranting Pramuka
Imbau Tetap Waspada Jelang Natal dan Tahun Baru, Bhabinkamtibmas Polsek Cibatu Sambangi Warga
Mulai dari Bansos hingga Bantuan Pendidikan, Menkeu Sri Mulyani Beberkan Kebijakan Prabowo untuk Masyarakat Miskin
Berupaya Perangi Kebocoran di Semua Tingkat, Para Pejabat Diingatkan Prabowo untuk Hemat APBN 2025
Tanggapi Kontroversi Guyonan Kasar Gus Miftah ke Yati Pesek, Nunung Ungkap: Aku Prihatin
Bikin Betah dan Nyaman Seharian dikamar, 7 Inspirasi Desain Kamar Anak Perempuan Minimalis, Kekinian Nan Instagramable
8 Ide Desain Kamar Anak Minimalis yang Pas untuk Si Kembar, Nyaman dan Estetis!
Hemat Ruang! 8 Inspirasi Kamar Anak Minimalis untuk Dua Anak, Dijamin Ruangan Lebih Luas