Maruarar Sirait Jawab Kritik Soal Program Rumah Gratis: Bukan untuk Memanjakan, Tapi Membantu

Photo Author
- Rabu, 11 Desember 2024 | 15:06 WIB
Maruarar Sirait Jawab Kritik Soal Program Rumah Gratis: Bukan untuk Memanjakan, Tapi Membantu (Foto : istimewa)
Maruarar Sirait Jawab Kritik Soal Program Rumah Gratis: Bukan untuk Memanjakan, Tapi Membantu (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan tanggapan terkait kritik yang dilontarkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mengenai program rumah gratis.

DPD sebelumnya menyebut program ini bisa membuat masyarakat menjadi malas. Namun, Maruarar atau yang akrab disapa Ara, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu mereka yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga: Tanggapi Kontroversi Guyonan Kasar Gus Miftah ke Yati Pesek, Nunung Ungkap: Aku Prihatin

Menurut Ara, rumah gratis yang diberikan melalui program ini sebagian besar berasal dari kontribusi para pengusaha dan hanya mencakup porsi kecil dari total rumah yang disediakan.

"Beberapa rumah memang gratis, itu dari teman-teman pengusaha. Tidak masalah, asalkan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," jelasnya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Baca Juga: Berupaya Perangi Kebocoran di Semua Tingkat, Para Pejabat Diingatkan Prabowo untuk Hemat APBN 2025

Ara juga menekankan bahwa jumlah rumah gratis ini sangat terbatas. Pemerintah, kata dia, tetap mengutamakan program perumahan yang menggunakan skema pembiayaan terjangkau, sehingga masyarakat tetap bisa memiliki hunian layak tanpa bergantung sepenuhnya pada bantuan gratis.

"Rumah gratis itu sedikit sekali jumlahnya. Sebagian besar tetap harus dibeli, tentu dengan skema yang kita buat supaya terjangkau. Tidak mungkin semua gratis," ujarnya.

Baca Juga: Mulai dari Bansos hingga Bantuan Pendidikan, Menkeu Sri Mulyani Beberkan Kebijakan Prabowo untuk Masyarakat Miskin

Ara menjelaskan bahwa program rumah gratis ini lebih bersifat insentif tambahan dan simbol kontribusi sosial dari kalangan pengusaha.

Pemerintah tidak pernah bermaksud menjadikan program ini sebagai solusi massal, tetapi lebih kepada wujud kepedulian untuk masyarakat yang berada dalam kondisi paling rentan.

Baca Juga: Imbau Tetap Waspada Jelang Natal dan Tahun Baru, Bhabinkamtibmas Polsek Cibatu Sambangi Warga

Melalui program ini, Ara berharap masyarakat tidak melihatnya sebagai "bantuan gratis semata," tetapi sebagai upaya untuk mengisi kesenjangan sosial di masyarakat.

"Kami tidak mau masyarakat malas, tapi kami juga tidak menutup mata pada mereka yang benar-benar butuh. Yang penting, kita bantu mereka bangkit, bukan menggantungkan hidup," tutup Ara.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X