Mengerikan! Serangan Brutal Israel di Gaza Kembali Menelan Banyak Korban, 19 Tewas dalam 2 Hari!

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 10 Desember 2024 | 15:40 WIB
19 Warga Tewas dalam Serangan Mematikan Israel (foto: Istimewa)
19 Warga Tewas dalam Serangan Mematikan Israel (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Insiden terbaru di Jalur Gaza kembali menggetarkan dunia internasional. Pada 9 dan 10 Desember 2023, serangan udara dan operasi militer Israel menewaskan sedikitnya 19 warga Palestina.

Serangan ini terjadi saat tank-tank Israel bergerak lebih jauh ke wilayah tengah dan selatan Gaza, memperburuk situasi yang sudah sangat genting.

Serangan Berdarah di Beberapa Titik di Gaza

Petugas medis melaporkan bahwa serangan udara Israel di Beit Hanoun, sebuah daerah di Gaza utara, menewaskan setidaknya 10 orang pada malam hari.

Serangan ini terjadi di sebuah gedung bertingkat yang menjadi sasaran, dan puluhan orang lainnya juga mengalami luka-luka. Sebagian besar korban adalah warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik, yang hanya bisa pasrah dengan peristiwa tragis ini.

Sementara itu, di kamp pengungsi Nuseirat yang terletak di Gaza tengah, sebuah serangan udara lainnya menewaskan tujuh orang. Beberapa orang lainnya terluka, dengan kondisi yang sangat kritis.

Tak jauh dari situ, di kota Rafah di bagian selatan Gaza, serangan lain menelan korban dua jiwa. Ini menunjukkan betapa meluasnya dampak serangan ini, yang tidak hanya menghancurkan infrastruktur tapi juga mengorbankan banyak nyawa.

 Baca Juga: Aliansi Santri Jalanan Aksi di Yogyakarta, Dukung Miftah Tetap Menjabat Utusan Khusus Presiden

Kehidupan Warga Gaza dalam Teror yang Tak Berujung

Kondisi di Gaza semakin suram dengan semakin banyaknya korban jiwa.

Sejak dimulainya serangan besar-besaran Israel pada Oktober 2023, lebih dari 44.700 warga Palestina dilaporkan tewas, sementara lebih dari 250 orang Israel disandera dalam serangan yang dilakukan oleh kelompok Hamas.

Ketegangan ini terus berlanjut, dan dengan setiap serangan baru, angka korban terus meningkat.

Baca Juga: Sayuran Hijau dan Asam Urat: Apakah Benar Harus Dihindari?

Sebuah Seruan untuk Perdamaian

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X