Pj Bupati Subang Ikuti Secara Virtual Hakordia 2024, Perkuat Komitmen Setiap Elemen Bangsa Dalam Pemberantasan Korupsi Menuju Indonesia Emas 2045

Photo Author
Saepurohman., Insibernews
- Senin, 9 Desember 2024 | 15:54 WIB
Pj Bupati Subang Ikuti Secara Virtual Hakordia 2024, Perkuat Komitmen Setiap Elemen Bangsa Dalam Pemberantasan Korupsi Menuju Indonesia Emas 2045 (Istimewa )
Pj Bupati Subang Ikuti Secara Virtual Hakordia 2024, Perkuat Komitmen Setiap Elemen Bangsa Dalam Pemberantasan Korupsi Menuju Indonesia Emas 2045 (Istimewa )

INSIBERNEWS, Subang - Penjabat (Pj) Bupati Subang, Imran mengikuti secara virtual peringatan Hari Anti Korupsi Se-Dunia (Hakordia) tahun 2024 yang dilaksanakan oleh KPK RI dan mengangkat tema ‘Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju’, pada Senin, 9 Desember 2024.

Hari anti Korupsi se-Dunia diperingati setiap tanggal 9 Desember, dan tahun ini dilaksanakan di Gedung Juang KPK Jakarta yang dihadiri secara langsung oleh Para Menteri, Wakil Menteri, Kapolri, Panglima TNI, serta Kepala Lembaga lainnya dan diikuti oleh para kepala daerah se-Indonesia secara daring.

Ketua KPK RI Nawawi Pomolango menjelaskan bahwa tema yang diangkat pada Hari Anti Korupsi se-Dunia tahun 2024 dimaksudkan untuk memperkuat komitmen setiap elemen bangsa dalam pemberantasan korupsi menuju Indonesia emas 2045.

Baca Juga: 10 Ide Usaha untuk Remaja di Musim Hujan, Peluang Cuan yang Gampang Dicoba!

Nawawi juga menjelaskan sejak tahun 2020 hingga 2024, KPK RI telah menangani 597 Perkara Tipikor dengan asset recovery sebesar Rp. 2,4 Triliun.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM Budi Gunawan dalam sambutannya menjelaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang sangat menghambat pembangunan, bisa merusak perekonomian bangsa dan juga dapat menyengsarakan rakyat.

“Komitmen negara dalam hal memerangi korupsi tertuang di dalam Asta cita misi ke tujuh yang mana mengamanatkan untuk memperkuat reformasi politik hukum dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberhentian korupsi dan narkoba,” kata Budi Gunawan.

Baca Juga: Jelang Indonesia vs Myanmar di Ajang Piala AFF, STY Ungkap Ivar Jenner dan Hubner Absen dan Bawa Pemain Muda

Budi Gunawan juga menjelaskan di dalam konteks korupsi, penekanan utama Asta cita adalah melakukan pencegahan yang diikuti oleh penindakan sebagai pendukung yang kuat bagi pemberantasan korupsi.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah sangat berkomitmen untuk menghilangkan korupsi di Indonesia.

Presiden secara tegas sudah memerintahkan kepada seluruh penegak hukum untuk tidak boleh ragu dan harus tegas di dalam memberantas tindak pidana korupsi, judi online, narkoba dan penyelundupan.

Baca Juga: Tingkatkan kinerja Para Bhabinkamtibmas, Polsek Cibatu Laksanakan Anev Bersama Anggota Bhabinkamtibmas

“Jika korupsi dapat berhenti, maka ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih besar, karena anggaran investasi akan lebih efektif dalam menciptakan iklim bisnis yang semakin sehat, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta para investor.” pungkasnya.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X