Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (1/12/2024), Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung menyampaikan bahwa pelaku mendapat bisikan untuk melakukan tindakan keji tersebut.
Hal ini disampaikan oleh pelaku pada saat pihak kepolisian melakukan interogasi awal.
“Ya, interogasi awalnya dia merasa tidak bisa tidur, terus ada hal-hal yang membisiki dia lah, meresahkan dia, seperti itu,” ungkap AKBP Gogo Galesung.
Baca Juga: Simak! Beginilah Tanggapan KPU Mengenai Tingginya Angka Golput di Pilkada Jakarta 2024
Namun pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apa motif pelaku melakukan penusukan kepada keluarganya sendiri hingga tewas.
“Belum ada. Kami ini masih kita dalami, kita belum bisa mengambil kesimpulan kalau untuk motif,” ujar AKBP Gogo Galesung.***
Artikel Terkait
Ribuan Santri Gelar Aksi Damai di Yogyakarta: Seruan untuk Mengusut Tuntas Kasus Penusukan Santri dan Menolak Miras
Miris! Remaja 14 Tahun Bunuh Ayah dan Nenek, Luka Berat Ibunya di Cilandak
Keluarga Siswa SMK 4 Semarang yang Tewas Diduga Ditembak Polisi, Kini Laporkan Aipda R
Mabes Polri hingga Komnas HAM Turun Tangan Dalam Kasus Siswa SMK yang Tewas Kena Tembak Polisi
Kronologi Remaja 14 Tahun yang Bunuh Ayah dan Neneknya Serta Lukai Ibunya denga Pisau Dapur