Donald Trump Bicara dengan Vladimir Putin: Peringatan untuk Tidak Meningkatkan Perang dengan Ukraina

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 29 November 2024 | 11:20 WIB
Trump Bicara dengan Putin, Tegaskan AS Tak Akan Diam jika Perang Ukraina Meningkat (Foto Ilustrasi ) (foto: Istimewa)
Trump Bicara dengan Putin, Tegaskan AS Tak Akan Diam jika Perang Ukraina Meningkat (Foto Ilustrasi ) (foto: Istimewa)

Putin menyebut bahwa dalam situasi yang luar biasa seperti itu, Trump menunjukkan dirinya dengan cara yang "tepat dan berani."

Putin mengatakan, "Orang-orang menunjukkan siapa mereka dalam situasi yang luar biasa. Di sinilah seseorang menunjukkan dirinya. Dan menurut saya, dia menunjukkan dirinya dengan cara yang sangat tepat dan berani. Seperti seorang pria."

 Baca Juga: Ketegangan Memuncak! Ukraina Khawatir Rusia Akan Menggunakan Senjata Nuklir

Pembicaraan Lainnya dengan Pemimpin Dunia

Selain percakapan dengan Putin dan Zelensky, Trump juga berbicara dengan lebih dari 70 pemimpin dunia yang menghubunginya untuk mengucapkan selamat atas kemenangannya dalam pemilu.

Salah satu percakapan yang dikatakan sangat positif adalah dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, meskipun Trump tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai topik yang dibahas.

Trump juga melaporkan bahwa ia berbicara dengan Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris dalam "percakapan yang sangat baik" dan penuh rasa saling menghormati.

Trump menyebutkan bahwa ia berencana untuk makan siang dengan Biden "dalam waktu dekat," sebuah gestur yang dianggap simbolis untuk menjalin komunikasi lebih lanjut meskipun perbedaan politik yang tajam.

 Baca Juga: Lucinta Luna Beberkan Dugaan Dibalik Kasus Narkoba yang Menjeratnya: Sebut Isa Sebagai Dalangnya!

Kesimpulan

Percakapan Trump dengan Putin dan Zelensky, serta perubahan pendekatan dalam diplomasi internasional, menandakan bahwa meskipun ada ketegangan yang tinggi antara Rusia dan Ukraina, ada upaya dari berbagai pihak, termasuk Trump, untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.

Perkembangan ini juga menunjukkan bahwa setelah pemilu, meskipun Trump bersikap lebih pragmatis dalam berhubungan dengan negara-negara besar, tantangan untuk menyelesaikan konflik ini tetap besar dan kompleks, terutama dengan ketegangan nuklir dan geopolitik yang terus berkembang.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X