INSIBERNEWS - Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan, suara pendukung PKS terpecah dalam Pilkada 2024.
Hal tersebut terjadi terutama dalam Pilkada Jakarta, di mana pendukung PKS terpecah menjadi pendukung Ridwan Kamil - Suswono dan Pramono - Rano.
Padahal PKS merupakan salah satu partai pengusung Paslon Ridwan Kamil - Suswono.
Baca Juga: Ahmad Dhani Golput, Tak Hadir di TPS, Pilkada DKI 2024
Dilansir INsibernews dari akun Twitter @sociotalker (28/11/2024), ditulis pernyataan bahwa Anies memiliki dampak pada kemenangan Pramono-Rano dalam Pilkada.
Berbeda dengan pihak lain yang memenangkan Pemilu karena adanya bansos, bantuan aparat dan sebagainya, Anies Baswedan mampu menggiring suara hanya dengan pesan moral.
“The Anies Effect is real. Tanpa bansos, tanpa aparat, tanpa blt, murni pesan moral dan bersikap rasional. Menang satu putaran,” ketik akun @sociotalker.
Anies Baswedan memang sudah menyatakan dukungan kepada Paslon Pramono-Rano.
Djayadi Hanan meskipun PKS merupakan partai pengusung Ridwan Kamil - Suswono, tetapi terdapat pendukung PKS yang lebih memilih Pramono - Rano.
Pasalnya pendukung PKS sangat dekat dengan Anies Baswedan dan mengusung Anies dalam Pemilu.
Baca Juga: Impor Garam Konsumsi Berakhir 2025, Zulhas Tegaskan Kesiapan Nasional
Sehingga ketika Anies Baswedan mendeklarasikan dukungan kepada Pramono-Anung, sebagian pendukung PKS juga turut mendukung Pramono-Anung.
Artikel Terkait
Pilkada Pandeglang 2024 Berjalan Lancar, Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Dijadwalkan 12 Desember
PKS Terima Kekalahan di Pilkada Depok, Sebut Kekuasaan Memang Tidak Abadi
Pilkada Bekasi 2024: Dua Pasangan Calon Klaim Kemenangan dengan Selisih Tipis, Hanya 1 Persen
Krisdayanti Kembali Fokus Persiapkan Konser Tunggal Setelah Kalah dalam Pilkada Kota Batu
Dua Petugas KPPS Meninggal dan Tujuh Lainnya Sakit dalam Pelaksanaan Pilkada Jatim 2024