INSIBERNEWS - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli serius dalam mengurapi jumlah pengangguran yang ada.
Ditambah lagi ada pelemahan aktivitas perekonomian dan juga deflasi yang secara tidak langsung menambah jumlah angka pengangguran.
Maka Menaker akan mengadakan job fair untuk mengatasi masalah tingginya angka pengangguran.
Baca Juga: Prabowo Kembali ke Tanah Air Setelah Lawatan Keenam Negara
Kementerian ketenagakerjaan akan mengusahakan job fair diadakan setiap minggu.
“Job fair seperti ini bagi kami sangat strategis. Memberikan akses langsung kepada tenaga pencari kerja dengan perusahaan,” ungkap Yassierli.
“Kami harap ini menjadi sebuah inisiatif yang akan kita teruskan. Mohon doa dan dukungannya, kami dari kementerian sedang berusaha bagaimana kegiatan job fair ini bisa kita laksanakan tiap minggu,” lanjutnya.
Job fair atau bursa kerja adalah salah satu solusi efektif yang dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran di masyarakat.
Acara ini menjadi platform bagi pencari kerja untuk bertemu langsung dengan berbagai perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan.
Dalam job fair, peserta dapat mengetahui peluang karier yang sesuai dengan keahlian dan minat mereka, serta berinteraksi dengan perwakilan perusahaan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai posisi yang tersedia.
Baca Juga: Cara Bleaching Rambut Tanpa Kerusakan, Hasil Maksimal Tanpa Rugi!
Pelaksanaan job fair memberikan banyak keuntungan, baik bagi pencari kerja maupun perusahaan.
Artikel Terkait
Waduh! Ternyata Lulusan SMK Jadi Penyumbang Pengangguran Terbanyak Menurut Menaker
Selain Pemilik Pengangguran Tertinggi di Indonesia, Provinsi Banten Juga Jadi Sarangnya Para Janda
Dengan Guyon, Anies Baswedan Akui Pengangguran hingga Update Linkedln
3 Paslon Pilgub Jakarta Miliki Ide Berbeda untuk Atasi Pengangguran, Apa Saja?
Prabowo Prioritaskan Penanganan Pengangguran, Kemnaker Siap Buka Lapangan Kerja Baru