Megawati Absen di Kampanye Akbar Pramono-Rano, Hasto: Lawan Intimidasi dengan Kekuatan Doa

Photo Author
- Sabtu, 23 November 2024 | 15:32 WIB
Megawati Absen di Kampanye Akbar Pramono-Rano, Hasto: Lawan Intimidasi dengan Kekuatan Doa (Photo : bisnis.com)
Megawati Absen di Kampanye Akbar Pramono-Rano, Hasto: Lawan Intimidasi dengan Kekuatan Doa (Photo : bisnis.com)

INSIBERNEWS - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menjadi sorotan setelah tidak menghadiri kampanye akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu (23/11/2024).

Ketidakhadiran Megawati ini dijelaskan oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menyebut alasan tersebut berkaitan dengan situasi politik yang memanas di Pilkada 2024.

Baca Juga: Dukungan Anies Baswedan ke Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024: Efeknya Terhadap Pemilih?

Menurut Hasto, Megawati memutuskan untuk tidak hadir karena maraknya intimidasi yang dialami oleh tim dan pendukung pasangan Pramono-Rano.

Meski begitu, Hasto memastikan bahwa Megawati tetap mendukung penuh perjuangan pasangan calon tersebut melalui cara yang berbeda.

Baca Juga: Komnas HAM Intensifkan Pemantauan Pilkada di 13 Provinsi Rawan Konflik

"Situasi saat ini penuh tekanan. Intimidasi dilakukan secara masif dan terstruktur. Karena itu, Ibu Mega memilih tidak hadir secara fisik, tetapi beliau memberikan dukungan spiritual yang luar biasa kepada Pramono dan Rano," ujar Hasto ketika berbicara di hadapan massa kampanye.

Baca Juga: Konser Kampanye RIDO: Ridwan Kamil dan Suswono Berduet dengan Rhoma Irama di Lapangan Banteng

Sebagai bentuk perlawanan terhadap tekanan politik yang terjadi, Megawati disebut menghabiskan waktunya untuk berdoa dan merenung.

Hasto menyampaikan bahwa Megawati memilih untuk melakukan kontemplasi dan berzikir dengan menggunakan tasbih hijau. Langkah ini, menurut Hasto, adalah simbol perlawanan dengan cara damai.

Baca Juga: Lina Mukherjee Bebas Dari Penjara, Bagikan Pengalaman Mendalam Selama Di Lapas

"Beliau berzikir dengan tasbih hijau sebagai bentuk perlawanan terhadap segala bentuk intimidasi. Ini adalah pesan penting: bahwa kebenaran harus melawan kejahatan dengan kekuatan doa dan ketenangan hati," imbuhnya.

Sementara itu, kampanye akbar pasangan Pramono-Rano tetap berjalan meriah dengan kehadiran ribuan pendukung.

Baca Juga: Banjir Peminat! Sustainability Bond Bank Bjb Oversubscribed Hampir 5 Kali Lipat

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X