INSIBERNEWS, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui layanan BRImerchant.
Di tengah perkembangan era digital yang semakin berkembang pesat, BRI berupa memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan keuangan.
Salah satunya mempermudah transaksi cashless dengan fitur pencairan dana transaksi penjualan hingga 4 kali sehari.
Baca Juga: 20 Nama Anak Perempuan Modern yang Jarang Dipakai, Unik dan Cantik untuk Buah Hati Anda
Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto mengungkapkan aplikasi BRImerchant ini sebagai jawaban atas tantangan utama yang sering dihadapi pelaku usaha yaitu pengelolaan keuangan yang meliputi efisiensi keuangan dan optimalisasi penggunaan dana operasional.
Dengan fitur pencairan dana yang lebih sering ini, pelaku usaha dapat menjaga arus kas tetap stabil dan kebutuhan kas harian misal untuk belanja barang dagangan akan semakin terjaga.
“Melalui BRImerchant, kami ingin membantu para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk lebih mudah mengelola bisnis mereka di era digital. Dengan adanya fitur pencairan hingga 4 kali sehari ini, kami meningkatkan kepastian usaha mereka tetap lancar tanpa terkendala arus kas,” ujar Andrijanto.
Baca Juga: Diam-diam Menikah Pada 4 Juli Lalu, Nissa Sabyan dan Ayus Kini Resmi Berstatus Suami Istri!
Untuk mendukung fleksibilitas ini, BRI telah mengatur jadwal waktu transaksi dan pencairan sebagai berikut:
Jadwal Waktu Transaksi
- Transaksi I: 14.01 - 23.30
- Transaksi II: 23.31 - 10.00
- Transaksi III: 10.01 - 14.00
- Transaksi IV: 14.01 - 17.00
Jadwal Pencairan
- Pencairan I: 06.00 - 09.00
- Pencairan II: 13.00 - 14.00
- Pencairan III: 17.00 - 18.00
- Pencairan IV: 21.00 - 22.00
“Kami percaya, inovasi ini tidak hanya membantu usaha UMKM berkembang, tetapi juga dapat meningkatkan daya saing di tengah ketatnya persaingan bisnis. Dengan BRImerchant, para merchant dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus khawatir tentang pengelolaan arus kas,” pungkas Andrijanto.
Baca Juga: Sri Mulyani Konfirmasi Kenaikan PPN, Sebenarnya Apa Dampaknya Bagi Pemerintah?
Artikel Terkait
Pizza Hut Indonesia Tutup 20 Gerai, Laba Perusahaan Tergerus
Kenaikan PPN Jadi 12 Persen, Harga Beras Terancam Ikut Naik
Diam-diam Menikah Pada 4 Juli Lalu, Nissa Sabyan dan Ayus Kini Resmi Berstatus Suami Istri!
Kenaikkan PPN 12 Persen Sempat Akan Ditunda Pemerintah Prabowo, Namun Kini Tetap Dilaksanakan
Kemenkeu Naikkan PPN Jadi 12 Persen, Apa Dampaknya Bagi Masyarakat?
Sri Mulyani Konfirmasi Kenaikan PPN, Sebenarnya Apa Dampaknya Bagi Pemerintah?
Bawaslu Putuskan Presiden Prabowo Tidak Langgar Aturan Dalam Beri Dukungan pada Ahmad Luthfi
Jokowi Laris Manis Lakukan Endorsment Sejumlah Paslon Pilkada 2024, Apa Alasannya?
Soal Kasus Impor Gula, Berikut 3 Fakta Terbaru di Sidang Praperadilan Tom Lembong, Eks Mendag RI Ungkap Bingung Alasan Dirinya Ditangkap
20 Nama Anak Perempuan Modern yang Jarang Dipakai, Unik dan Cantik untuk Buah Hati Anda