INSIBERNEWS - Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen kuat Republik Indonesia untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken.
Pertemuan ini berlangsung pada Senin malam (11/11/2024) di American Foreign Service Association, Washington D.C., dalam suasana jamuan makan malam.
Baca Juga: Desakan Pangeran Mohammed bin Salman: Israel Diminta Hentikan Serangan ke Iran
Prabowo menyampaikan bahwa perjuangan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina adalah bagian integral dari sejarah bangsa, yang tak terlepas dari upaya global untuk mengakhiri ketidakadilan dan agresi terhadap rakyat Palestina.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai situasi di Palestina, yang menurutnya semakin memburuk akibat tindakan genosida yang dilakukan oleh Israel.
"Kami percaya perdamaian di Palestina sangat sulit dicapai karena agresi yang terus berlangsung. Bagaimana dengan Palestina? Apakah Anda, sebagai negara besar, bisa menemukan solusi untuk masalah ini?" tanya Prabowo kepada Blinken, seperti dilaporkan dalam siaran pers pada Rabu (13/11/2024).
Menanggapi pertanyaan tersebut, Antony Blinken menjawab bahwa pemerintah AS tengah berupaya keras untuk menyelesaikan masalah Palestina, meskipun tantangan yang dihadapi sangat kompleks.
Blinken juga menekankan bahwa AS berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk mencari solusi jangka panjang.
Baca Juga: Trem Otonom Di IKN Dipulangkan Lagi Ke China, Kira-kira Kenapa?
Selain membahas isu Palestina, dalam pertemuan tersebut, Blinken juga berbicara mengenai hubungan bilateral antara Indonesia dan AS yang telah terjalin selama 75 tahun.
Blinken mengungkapkan rasa senangnya atas kunjungan pertama Prabowo ke Amerika Serikat sejak dilantik sebagai Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2024.
"Saya sangat senang bisa bertemu dengan Anda di Amerika Serikat. Kunjungan Anda ini sangat berarti, tidak hanya karena memperingati hubungan bilateral kita yang sudah terjalin selama 75 tahun, tetapi juga karena ini adalah kunjungan pertama Anda sejak menjadi Presiden. Kami menghargai hubungan yang sudah lama terjalin antara negara kita," kata Blinken dalam kesempatan tersebut.
Artikel Terkait
Pencairan Bansos Tertunda! Menteri Sosial Ikuti Arahan Kemendagri Terkait Pilkada, Masyarakat Khawatir Akan Dimanfaatkan untuk Kampanye
Eks Penyidik KPK: Gugurnya Status Tersangka Sahbirin Noor, Tamparan Keras bagi KPK?
BSI Luncurkan Super App Byond, Langkah Besar Dorong Ekonomi Syariah Digital
Garuda ID Resmi Hadir! Aplikasi Terbaru PSSI Jamin Pengalaman Nonton Sepak Bola Lebih Aman
50 Ribu Liter Susu Terbuang! Aksi Mandi Susu Peternak Boyolali Lakukan Protes Terhadap Kebijakan Industri Pengolahan Susu
Literasi Nyunda Merupakan Salah Satu Ekstrakurikuler SMK Tri Mitra Cikampek
Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat, Pemkab Purwakarta Antusias Hadiri Penyerahan Bantuan Paket Nutrisi CSR Waralaba
Trem Otonom Di IKN Dipulangkan Lagi Ke China, Kira-kira Kenapa?
Momen Latihan Perdana Kevin Diks Bareng Timnas Indonesia, Jumlah Followersnya Langsung Nambah Kalahkan Medsos Klub FC Kobenhavn
Desakan Pangeran Mohammed bin Salman: Israel Diminta Hentikan Serangan ke Iran