Harga Minyak Dunia Turun Drastis, Dipicu Perlambatan Ekonomi China dan Penguatan Dolar AS

Photo Author
- Selasa, 12 November 2024 | 12:54 WIB
Ilustrasi Harga Minyak Anjlok: Tanda Meredanya Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah (Photo : Istimewa)
Ilustrasi Harga Minyak Anjlok: Tanda Meredanya Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah (Photo : Istimewa)

"Stimulus yang diumumkan Jumat lalu fokusnya lebih pada restrukturisasi utang daerah, sehingga tak terlalu efektif merangsang pengeluaran konsumen atau menaikkan permintaan minyak mentah" jelas PVM Oil Associates, seperti dikutip dari MT Newswires.

Baca Juga: India Menjadi Salah Satu Negara yang Diuntungkan dengan Kemenangan DOnald Trump, Ini Alasannya!

Selain dari sisi ekonomi China, harga minyak juga terkena dampak dari pergerakan nilai tukar dolar AS yang menguat.

Penguatan dolar ini terjadi di tengah euforia pasar setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden AS.

Banyak investor meyakini bahwa kebijakan Trump akan mendukung pertumbuhan ekonomi AS dan memperkuat mata uang dolar.

Baca Juga: Dari Mana Asalnya Hari Ayah? Kisah Menarik di Balik Perayaan untuk Sosok Ayah Tersayang

Dalam kondisi seperti ini, harga minyak sering kali mendapat tekanan, karena harga komoditas minyak yang dihitung dalam dolar menjadi lebih mahal bagi negara-negara pembeli non-dolar, sehingga mengurangi permintaan.

Para pelaku pasar kini terus mencermati perkembangan ekonomi global, khususnya dari China dan AS, yang sangat memengaruhi arah harga minyak mentah dunia.

Jika pemulihan permintaan China tetap lambat dan dolar AS terus menguat, harga minyak bisa saja terus tertekan dalam beberapa waktu ke depan.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X