INSIBERNEWS - Anggota Baleg DPR Fraksi Partai Nasdem, Muslim Ayub menyampaikan usulan mengenai jangka waktu pemilu yang sebaik dilakukan selama 10 tahun sekali.
Usulan mengenai pemilu disampaikan oleh Muslim Ayub pada saat Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Baleg DPR.
Muslim Ayub menganggap pemilu yang diadakan 5 tahun sekali terhitung sangat cepat mengingat dana yang dibutuhkan besar.
Baca Juga: Tak Hanya Cari Untung, Crazy Rich Surabaya Ini Sebut Hal yang Harus Jadi Targetnya dalam Berbisnis
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube TVR Parlemen (6/11/2024), Muslim Ayub memberikan usul Pemilu agar diadakan 10 tahun sekali.
“Saya berharap apa salahnya barangkali pemilu ini 10 tahun sekali ya kan?“ ungkap Muslim Ayub.
Karena Pemilu terakhir diadakan pada 2024, Muslim Ayub menilai untuk menuju ke Pemilu selanjutnya tidak membutuhkan waktu yang lama.
Oleh karena itu, menurut Muslim Ayub akan sulit untuk mengembalikan dana yang sudah dipakai pad Pemilu.
“Ini nggak mungkin dana ini bisa kita kembalikan dengan sistem begini. Mohon maaf rata-rata kita bukan sedikit menghabiskan uang, minimal Rp20 miliar ke atas,” ujar Muslim Ayub.
Usulan ini muncul di tengah perdebatan tentang pembiayaan pemilu yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Baca Juga: Sederet Update Kasus Korupsi yang Menjadi Sorotan dalam Sepekan: Harvey Moeis hingga Tom Lembong
Biaya yang dikeluarkan untuk mengorganisir pemilu, mulai dari kampanye, logistik, hingga pembayaran gaji petugas pemilu, terus membengkak, sementara negara menghadapi keterbatasan anggaran.
Artikel Terkait
DPR Tanggapi Permintaan Natalius Pigai yang Minta Ribuan Tambahan Pegawai di Kementerian HAM
Menumpuknya Utang Negara Jadi Alasan DPR Tolak Permintaan Tambahan Anggaran Kementerian HAM
Anggota DPR Kritik Soal Naturalisasi, Anita Jacoba : Kita Tidak Miskin Atlet!
DPR Pertanyakan Kualitas Pelatih Timnas Indonesia hingga Minta Naturalisasi Pelatih
Disebut Man of The Match, Apa yang Disampaikan Yunus Nusi untuk Tanggapi Kritik DPR Soal Naturalisasi?