Partai Liberal Demokratik Jepang Terpuruk dalam Pemilu, Perdana Menteri Terancam Jabatannya

Photo Author
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 09:35 WIB
Partai Liberal Demokratik Jepang Terpuruk dalam Pemilu, Perdana Menteri Terancam Jabatannya (Photo : Getty Images)
Partai Liberal Demokratik Jepang Terpuruk dalam Pemilu, Perdana Menteri Terancam Jabatannya (Photo : Getty Images)

INSIBERNEWS - Partai Liberal Demokratik (LDP) yang saat ini berkuasa di Jepang menghadapi hasil pemilihan umum parlemen yang sangat mengecewakan pada Minggu, 27 Oktober 2024.

Kemenangan yang diharapkan tidak terwujud, dan ini mengakibatkan ancaman serius terhadap stabilitas politik negara tersebut, termasuk posisi Perdana Menteri Shigeru Ishiba, yang baru saja dilantik awal bulan ini.

Baca Juga: Harga Minyak Anjlok: Tanda Meredanya Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah

Menurut laporan dari Kepala Ekonom Norinchukin Research Institute, Takeshi Minami, LDP mengalami "kekalahan telak." Berdasarkan penghitungan awal dari media pemerintah NHK, LDP dan sekutunya hanya berhasil meraih 215 kursi, jauh di bawah ambang batas 233 kursi yang diperlukan untuk mempertahankan mayoritas di parlemen.

Sementara itu, Partai Demokrat Konstitusional Jepang, yang merupakan kekuatan oposisi terbesar, diperkirakan meraih sekitar 148 kursi.

Kursi-kursi sisanya jatuh ke tangan partai-partai kecil yang ikut meramaikan pemilu.

Baca Juga: Melalui Pemberdayaan BRI, Bisnis Klaster Petani Salak Ini Melejit!

Sebagai dampak dari hasil ini, yen Jepang mengalami penurunan hingga ke level terendah dalam tiga bulan terakhir, sementara indeks saham Jepang mencatat sedikit kenaikan di awal perdagangan.

LDP kini dihadapkan pada tantangan untuk memperluas koalisinya agar tetap dapat mempertahankan kekuasaan, namun pertanyaannya adalah apakah partai-partai lain bersedia bergabung dalam pemerintahan yang dipimpin oleh mereka.

Baca Juga: Seminar BRI Journalism 360 Usung Tema Jurnalistik Berkualitas dan Berkelanjutan di Indonesia

"Ini adalah situasi yang tidak menguntungkan bagi yen dan pasar saham Nikkei, setidaknya dalam jangka pendek," kata Tim Waterer, seorang analis pasar dari KCM Trade. 

Runtuhnya popularitas pemerintah LDP tak terlepas dari berbagai skandal yang melibatkan penggelapan dana oleh beberapa politisi partai tersebut, serta keluhan masyarakat terhadap lonjakan biaya hidup yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 

Baca Juga: Fantastis! Menteri Dalam Kabinet Merah Putih akan Terima Gaji Sebesar Rp223 Juta, Ini Rinciannya

Hasil pemilu ini menjadi yang terburuk bagi Partai Liberal Demokratik sejak 2009. Selama lebih dari tujuh dekade, LDP telah menjadi kekuatan dominan dalam politik Jepang, dan kekalahan ini menandakan potensi perubahan signifikan di lanskap politik negara tersebut.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X