INSIBERNEWS - Natalius Pigai telah dilantik menjadi Menteri HAM oleh Presiden Prabowo.
Dalam menjabat menjadi Menteri HAM, Natalius Pigai protes mengenai anggaran Kementerian HAM yang hanya sebesar Rp64 miliar saja.
Menurut Natalius Pigai anggaran tersebut tidak cukup untuk mewujudkan visi Presiden Prabowo mengenai HAM di Indonesia.
Baca Juga: Presiden Prabowo Rencanakan Perkampungan Haji Indonesia di Tanah Suci untuk Jamaah
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube Pusdatin KumHam (23/10/2024), Natalius Pigai menilai anggaran yang disediakan untuk Kementerian HAM itu kecil.
Oleh karena itu, Natalius Pigai meminta kepada tim transisi untuk merumuskan kembali anggaran untuk Kementerian HAM.
“Anggarannya kecil, ini kerjaannya tim ini, coba dirumuskan kembali,” ujar Natalius Pigai.
Baca Juga: Basuki Hadimuljono Ditetapkan Sebagai Kepala Otorita IKN Atas Permintaan Presiden Prabowo Subianto
Karena menurut Natalius Pigai, Kementerian HAM memiliki peran penting dalam mewujudkan visi dari Presiden Prabowo.
Maka Natalius Pigai meminta anggaran Kementerian HAM yang semula adalah Rp64 miliar untuk diganti menjadi Rp20 triliun.
“Kenapa Presiden bikin Kementerian HAM, berarti ada sesuatu besar yang mau dibikin. Maka rombak itu anggaran!” ungkap Natalius Pigai.
Baca Juga: Serangan Israel Targetkan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara
“Rombak itu, dari 20 triliun cuma 64 miliar, nggak bisa, tidak tercapai dengan cita-cita, visi Presiden Indonesia,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Jokowi Sudah Teken UU Kementerian Baru, Kabinet Gemuk Bisa Dibentuk Pada Pemerintahan Prabowo
Prabowo akan Ciptakan Kabinet Gemuk dengan Menambah Kementerian Baru, Jadi Boros Anggaran?
Pemerintahan Prabowo Gibran Akan Bentuk Kabinet Gemuk, Berapa Jumlah Kementerian di Negara Lain?
Baru Dilantik, Menteri Desa Gunakan Kop Surat Kementerian untuk Acara Pribadi
Yandri Susanto Akui Tak Akan Ulangi Lagi Gunakan Kop Surat Kementerian untuk Acara Pribadi