Yahya Sinwar Pemimpin Hamas Tewas, Tanda Akhiri Operasi Militer Di Gaza

Photo Author
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 13:45 WIB
Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Tewas Akibat Serangan Israel, Pertanda Akhiri Militer di Gaza (Foto : EPA)
Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Tewas Akibat Serangan Israel, Pertanda Akhiri Militer di Gaza (Foto : EPA)

INSIBERNEWS - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa kematian Yahya Sinwar, pemimpin Hamas, menandakan langkah menuju akhir dari operasi militer Israel di Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat (18/10/2024), Netanyahu mengklaim

"Meskipun ini bukan penutup dari Perang Gaza, ini adalah awal dari akhir."

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Jabar Laksanakan Kegiatan Operasi Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Purwakarta

Selama setahun terakhir, Israel telah melancarkan invasi ke wilayah Palestina, yang merupakan respons terhadap serangan yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Israel bertujuan untuk menghancurkan kelompok tersebut sebagai balasan atas serangan itu.

Sinwar dilaporkan tewas dalam sebuah operasi militer di Gaza Selatan pada hari Rabu, dengan militer Israel mengonfirmasi berita tersebut sehari setelahnya.

Baca Juga: Kabinet Prabowo Sedang Dibuat, Ini 11 Perempuan yang Bakal Masuk: Ada Veronica Tan

"Setelah perburuan yang panjang, pasukan kami berhasil melenyapkan Yahya Sinwar, pemimpin Hamas, dalam sebuah misi di Jalur Gaza selatan," demikian pernyataan resmi militer Israel.

Hingga saat ini, Hamas belum memberikan konfirmasi mengenai kematian Sinwar.

Sebelumnya, Israel juga dituding berada di balik tewasnya Ismail Haniyeh, pendahulu Sinwar, yang dilaporkan terbunuh di Iran pada pertengahan tahun ini.

Baca Juga: Sukseskan Pilkada 2024, Ribuan personil dan Warga Antusias Gelar Doa Bersama Mapolres Purwakarta

Netanyahu menilai kematian Sinwar sebagai

"kemunduran besar bagi Hamas,"

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X