Terungkap! Motif Kasus Penembakan Gadis 14 Tahun di Semarang Akibat Cemburu dan Utang Piutang

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 10 Oktober 2024 | 08:00 WIB
Konferensi Pers Polrestabes Semarang terkait kasus penembakan gadis di Semarang, pada Selasa, 8 Oktober 2024.  (jateng.polri.go.id)
Konferensi Pers Polrestabes Semarang terkait kasus penembakan gadis di Semarang, pada Selasa, 8 Oktober 2024. (jateng.polri.go.id)

INSIBERNEWS - Donny Sofiawan(44) tersangka penembakan terhadap gadis
berinisial C (14), hadir dalam konferensi pers Polrestabes Semarang, pada Senin, 7 Oktober 2024.

Dijelaskan oleh Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, bahwa korban merupakan teman dari anak tersangka.

"Ada hubungan, jadi anak tersangka ini dengan korban berteman," ujarnya.
Irwan mengungkap motif dari insiden penembakan tersebut antara permasalahan cemburu, utang piutang, dan dugaan prostitusi.

Baca Juga: Dibocorkan Asisten Sendiri! Begini Awal Mula Baim Wong Curiga Paula Verhoeven Selingkuh

Korban dikabarkan sempat tinggal di rumah tersangka, karena korban sedang bermasalah dengan ibunya.

Kemudian, korban yang merupakan teman dari anak tersangka itu pindah ke hunian kost.

Akibat hal itu, Donny menaruh curiga terhadap korban, yaitu menjual anaknya sebagai pelacur usai kepindahannya ke hunian kost.

Baca Juga: Diancam Masuk Ruang Isolasi, Begini Cerita Narapidana yang Kena Pungli Oknum Petugas Rutan KPK

Kecurigaan itu bermula ketika melihat adanya perubahan sikap dari sang anak tersangka saat berada di rumah.

Donny menyebut anaknya pulang tiap malam ke kamar mandi dan kamar yang terus tertutup.

Selain itu, tersangka juga mengungkap anaknya tidak berangkat sekolah karena merasa sakit pada bagian alat vitalnya.

Baca Juga: Terjerat Kasus Dugaan Pemerkosaan, Korban Taeil eks NCT Adalah Seorang Wanita Asing

"Saya tanya kok nggak berangkat sekolah juga. Buat pipis sakit katanya," terang Donny.

Tersangka dengan tegas menyatakan telah menyimpan bukti sambil menuding korban menjual anaknya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Sumber: Restabes Semarang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X