“Ini adalah warning tentang demokrasi kita, ini bukan tentang pribadi Anies apa tidak, ini warning tentang demokrasi kita,” ujar Anies Baswedan.
Karena MPR yang bisa dibilang sebagai wasit pilkada justru dikendalikan oleh penguasa.
Baca Juga: Investor Asing Dilirik Untuk Pendanaan Proyek Tanggul Laut Jakarta-Gresik
Kemudian adanya upaya penjegalan terhadap lawan yang muncul di Pilkada Jakarta.
Dan adanya upaya untuk mengubah peraturan Pilkada yang padahal sudah ditetapkan dengan jelas.
“Wasit dikendalikan penyelenggara, satu. Yang kedua, lawan ditiadakan, yang ketiga aturan main diubah-ubah, berarti demokrasi kita dalam bahaya,” ucap Anies Baswedan.***