Susi Pudjiastuti Tak Masalah Pasir Laut Dimanfaatkan Tapi Kecam Keras untuk Ekspor

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Jumat, 20 September 2024 | 09:09 WIB
Kegiatan ekspor pasir laut dikecam keras oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Instagram @susipudjiastuti115)
Kegiatan ekspor pasir laut dikecam keras oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Instagram @susipudjiastuti115)

INSIBERNEWS - Saai ini pasir laut Indonesia sudah legal untuk dilakukan ekspor ke luar negeri. Padahal sudah 20 tahun kegiatan tersebut dilarang.

Namun pemerintah berdalih bahwa yang dilakukan ekspor adalah sedimentasi, bukan pasir laut.

Kegiatan ekspor pasir laut menjadi ilegal karena banyak dampak buruk jangka panjang yang bisa terjadi.

Baca Juga: Di Apartemen Apa Lolly Dijemput Paksa Nikita Mirzani? Ternyata...

Dilansir InsiberNews dari akun @susipudjiastuti (20/9/2024), mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti tidak setuju dengan kebijakan ekspor pasir laut.

Menurut Susi Pudjiastuti, entah itu pasir laut ataupun sedimentasi laut dinilai sangat penting untuk kebutuhan dalam negeri.

“Pasir, sedimen apapun disebutnya sangat penting untuk keberadaan kita,” ketik Susi Pudjiastuti.

Baca Juga: Ada NCT Hingga Aespa! SM Entertainment Buat Lip balm Bentuk Lightstick Idol Mereka

Susi Pudjiastuti menyampaikan bahwa memanfaatkan pasir laut tidaklah masalah, selama digunakan di dalam negeri.

Karena Indonesia membutuhkan pasir, salah satunya menyelamatkan wilayah-wilayah yang terkena abrasi seperti Pantura. Bahkan sebagian wilayah Pantura saat ini sudah terendam.

Lebih penting untuk mengembalikan daratan Indonesia yang terendam air laut dibandingkan dengan melakukan ekspor pasir laut.

Baca Juga: Walkie-Talkie Meledak di Beirut, Tewaskan 20 Orang Dan 450 Lebih Lainnya Terluka

Pendapat tersebut, Susi Pudjiastuti sampaikan pada akun Twitternya. Ia berharap bahwa pemerintah dapat mendengarkan masukannya dan membatalkan izin ekspor pasir laut.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Twitter

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X