INSIBERNEWS - Anies Baswedan sebagai mantan Gubernur Jakarta kini diminta untuk kembali menjadi Gubernur melalui Pilkada Jakarta.
Namun hingga pendaftaran pencalonan Pilakada Jakarta ditutup, nama Anies Baswedan tidak terdaftar.
Anies Baswedan tidak bisa maju di Pilkada Jakarta sebagai Calon Gubernur karena terkendala dukungan partai politik.
Baca Juga: Bisa Dijadikan Ide Jualan Nih! Resep Mochi Daifuku yang Lezat dan Mudah Dibuat Juga
Anies sendiri mengaku menyesal dirinya tidak bisa maju Pilkada Jakarta karena tidak bisa memenuhi aspirasi warga.
Dilansir InsiberNews dari kanal YouTube Anies Baswedan (31/8/2024), banyak warga Jakarta khususnya yang berasal dari kampung-kampung miskin yang mendatangi rumah Anies Baswedan.
Tujuan warga datang secara rombongan dan silih berganti yaitu untuk menyampaikan aspirasi.
Baca Juga: Buntut Naik Jet Pribadi, Kaesang dan Erina Dilaporkan ke Hukum Amerika
“Yang saya sesali adalah aspirasi warga kampung-kampung miskin kota, rakyat miskin kota yang berdatangan ke rumah ini, di tempat sini,” ungkap Anies Baswedan.
“Setelah selesai Pilpres kemarin bergantian, berombongan datang bergantian menyampaikan keinginan, aspirasi,” lanjutnya.
Banyak warga Jakarta yang merasa puas dengan kepemimpinan Anies sebagai Gubernur Jakarta periode 2017-2022.
Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak oleh KPU Berikut Pengertian Serta Jadwal Pelaksanaan
Karena program kerja unggulan Anies Baswedan saat menjadi Gubernur Jakarta adalah memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat miskin dan perbaikan kampung-kampung miskin, juga lingkungan kumuh. Hal tersebut dinilai sangat bermanfaat.
Artikel Terkait
Kacau! KPU Tetap Loloskan Dharma-Kun Maju Pilkada Jakarta Meski Terbukti Lakukan Pencatutan KTP
Batal Umumkan Anies Maju di Pilkada Jakarta, PDIP Ungkap Alasannya
Revisi Pilkada Jakarta Setelah DPR dan KPU Takluk Putusan MK, Siapa Saja Calonnya?
Dituding Jegal Anies Baswedan di Pilkada Jakarta dan Jabar, Jokowi : Apa Urusannya?
Lapang Dada, Anies Baswedan Umumkan Dirinya Tidak Maju di Pilkada Jakarta 2024