Terbaru, PDI Perjuangan sempat berkomunikasi dengan Anies, dan namanya masih bertahan untuk diusung sebagai Calon Gubernur Jawa Barat hingga Kamis (29/8/2024) sore.
Namun menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, terdapat kendala besar Anies Baswedan jika maju Pilkada Jawa Barat.
Baca Juga: Waduh! BBM Pertalite Akan Dibatasi Mulai 1 Oktober 2024, Kendaraan Mewah Dilarang Mengisi
Disebutkan bahwa pihak yang tidak menyetujui Anies Baswedan ikut Pilkada Jawa Barat adalah pihak Mulyono.
Kita ketahui bahwa nama Mulyono saat ini sering diperbincangkan karena nama tersebut merupakan nama kecil Presiden Jokowi.
Namun karena sakit-sakitkan maka nama Mulyono diganti menjadi Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Viral Seorang Wanita Dilamar di Stadion, Taunya Sudah Punya Suami dan Anak
Biasanya nama Mulyono digunakan untuk para pihak yang sedang mengkritik Presiden Jokowi.
"Pak Anies dari kemarin kami tawari sampai mengerucut sore hari tadi. Kenapa gagal? Kita menghadapi tantangan yang sangat besar,” ungkap Ono Surono.
“Tangan-tangan yang tidak menyetujui pak Anies didukung PDIP. (Siapa pak?) Ya, Mulyono dan Geng. Ya, tulis aja Mulyono," lanjutnya.***
Artikel Terkait
Semakin Sengit! Anies Baswedan dan PDIP Siapkan Kejutan untuk Kalahkan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta
RAWON Tak Jadi, Ini Singkatan Resmi Pasangan Ridwan Kamil dan Suswono di Pilkada Jakarta 2024
Kacau! KPU Tetap Loloskan Dharma-Kun Maju Pilkada Jakarta Meski Terbukti Lakukan Pencatutan KTP
Batal Umumkan Anies Maju di Pilkada Jakarta, PDIP Ungkap Alasannya
Revisi Pilkada Jakarta Setelah DPR dan KPU Takluk Putusan MK, Siapa Saja Calonnya?