INSIBERNEWS - Wisma Atlet yang berjumlah 7.426 unit ini sempat digunakan untuk Asian Game 2018 dan Para Game 2018 kini tidak produktif sehingga pemerintah berencana mengalihfungsikan ya menjadi perumahan ASN atau untuk komersil.
Wisma Atlet yang memiliki peran krusial dalam penyelenggaraan event olahraga besar, seperti Olimpiade atau Asian Games sedang dimusyawarahkan untuk segera bisa digunakan untuk komersil maupun perumahan ASN.
Sejumlah jajaran menteri telah melakukan perundingan untuk membahas alih fungsi Wisma Atlet.
Baca Juga: Niat Terselubung Dibentuknya KIM Plus, Siap Jegal Anies di Pilgub Jakarta
Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno merupakan jajaran menteri yang merundingkan nasib Wisma Atlit ke depannya akan seperti apa.
Semula fungsi utama Wisma Atlet adalah menyediakan akomodasi yang nyaman dan fungsional bagi para atlet selama kompetisi.
Dengan fasilitas yang memadai, seperti kamar tidur, ruang latihan, dan area pemulihan, Wisma Atlet mendukung atlet dalam mencapai performa optimal mereka.
Baca Juga: Pejuang Beasiswa S2 Merapat! AFLSP Lagi Buka Beasiswa Fully Funded di Kyoto University Jepang
Selain menyediakan tempat tinggal, Wisma Atlet juga berfungsi sebagai pusat pengelolaan dan koordinasi.
Dalam event besar, Wisma Atlet menjadi titik pusat bagi manajer, pelatih, dan staf pendukung, serta memungkinkan pengaturan logistik yang efisien.
Fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan khusus atlet, termasuk diet khusus, perawatan medis, dan ruang untuk persiapan mental sebelum pertandingan.
Baca Juga: Semen Padang vs Borneo FC di BRI Liga 1 2024: Ini Head to Head dalam 6 Pertandingan
Selain manfaat langsung untuk atlet, Wisma Atlet juga berkontribusi pada citra dan reputasi negara tuan rumah.