INSIBERNEWS - Hari ini bitcoin mengalami koreksi bahwa hingga Rp870 juta, hal ini tentunya membuat sejumlah pihak panik dan tak jarang akan melakukan panic selling.
Ada berbagai macam faktor yang menyebabkan Bitcoin koreksi dan kemerosotan ini dinilai mencapai titik sangat rendah dalam tiga minggu terakhir karena harga Bitcoin turun hingga 12% dalam 24 jam terakhir.
Bitcoin memang sangat sensitif dengan kondisi politik yang sedang berlangsung sehingga saat terjadi masalah dalam politik terutama Amerika Serikat maka Bitcoin pasti akan terkena dampaknya.
Baca Juga: Jangan Sepelekan! Berikut Cara Memilih Daycare yang Baik untuk Anak
Dikutip INSIBERNEWS dari akun Instagram @ngomonginuang (5/8/2024), salah satu faktor penyebab pasar kripto merosot adalah karena gonjang-anjing pemilu Amerika Serikat.
“Ketidakpastian hasil pemilu AS dan potensi perubahan kebijakan terhadap industri kripto menciptakan kekhawatiran bahwa regulasi lebih ketat bisa diberlakukan yang dapat menekan harga Bitcoin lebih lanjut,” ketik akun @ngomonginuang.
Hasil pemilu AS dapat mempengaruhi pasar kripto karena kebijakan pemerintah yang baru atau perubahan regulasi dapat berdampak besar pada industri ini.
Baca Juga: Pengecekan Kesehatan Terhadap Penghuni Rutan, Ini Yang Dilakukan Polres Purwakarta
Perubahan dalam regulasi perpajakan, kebijakan moneter, atau pengawasan finansial bisa mengubah cara kripto diperlakukan secara hukum dan ekonomis.
Misalnya, kebijakan yang lebih ketat terhadap transaksi kripto atau pengenaan pajak baru bisa menurunkan minat investor, sementara kebijakan yang lebih ramah bisa meningkatkan adopsi dan nilai kripto.
Ketidakpastian politik dan ekonomi juga sering menyebabkan volatilitas, yang membuat pasar kripto lebih sensitif terhadap hasil pemilu.
Baca Juga: Fakta Unik Seputar Permainan Game Mobile Legend, Pemula Wajib Tahu
Selain itu adapun faktor kenaikan suku bunga yang diperkirakan oleh Federal Reserve membuat investor khawatir adanya pengetatan kebijakan moneter dan membuat Bitcoin berisiko anjlok.
Artikel Terkait
Heboh! Influencer Gagal Kelola Saham Rp71 M, Begini Kronologinya
Kamala Harris Dapat Dukungan Penuh Barack Obama, Jadi Presiden Amerika Serikat
Presiden Jokowi Ekspor Perdana Sepatu Hoka Ke Amerika Serikat, Berharap Indonesia menjadi Pemeran Utama Pasar Global
Bitcoin Terkoreksi di Bawah $65.000 Pasca-FOMC di Tengah Gejolak Geopolitik