PDNS Pakai Windows Defender untuk Proteksi Keamanan, Pakar Siber Heran

Photo Author
Novia R., Insibernews
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 13:59 WIB
Ilustrasi Windows Defender (Istimewa)
Ilustrasi Windows Defender (Istimewa)

INSIBERNEWSPusat Data Nasional Sementara (PDNS) hanya memakai Windows Defender untuk menjaga keamanan data. Hal ini pun disoroti oleh pengamat keamanan siber Vaksincom Alfons Tanujaya.

Alfons mengatakan tidak seharusnya sekelas PDNS hanya dibekali Windows Defender. 

Peretas PDNS bisa leluasa memasuki sistem setelah berhasil menonaktifkan Windows Defender. Fitur keamanan berbasih Windows ini mulai mengalami gangguan sejak 17 Juli 2024 lalu. Setelah itu peretas menyebar sejenis file dan membuat seluruh sistem terganggu.

Baca Juga: Viral Pria Tewas Gantung Diri di Flayover Cimindi, Diduga karena Sering Dibully dan Tidak Punya Teman

Hal inilah yang disayangkan oleh Alfons. Menurutnya performa Windows Defender itu terbatas dan mendasar. Semestinya untuk penggunaan sekelas pDN menggunakan perlindungan tambahan yang lebih canggih.

"Karena performa Windows Defender itu kan basic dan masa sekelas PDN nggak mampu pakai antivirus selain Windows Defender, dan tidak ada proteksi tambahan lain seperti firewall atau Cisco Pix gitu," kata Alfons.

Padahal jika menggunakan proteksi tambahan lain seperti firewall, akan bisa dilacak gerak-gerik ransomware tersebut.

Namun Alfons tidak mempermasalahkan penggunaan sistem operasi Windows untuk pusat data, selama pengaturan keamanannya diperkuat.

Baca Juga: Profil Sal Priadi, Penyanyi Lagu Berjudul Dari Planet Lain yang Viral

"Kalau bagi awam mungkin defaultnya Mac dan Linux relatif lebih aman. Tapi kalau admin harusnya tahu cara hardening (memperkuat) OS nya," jelas Alfons.

Lebih lanjut Alfons juga menyebutkan perlu dilakukan analisis yang lebih mendalam untuk menyelidiki serangan siber ini. Ia pun menyebutkan pelaku dipastikan punya kemampuan yang tinggi untuk bisa menyerang jaringan seperti ini.

 

Editor: Novia R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X