Menteri Basuki Menyesal Perihal Tapera : Ini Terlalu Tergesa-Gesa!

Photo Author
Novia R., Insibernews
- Jumat, 7 Juni 2024 | 14:04 WIB
Menteri Basuki Hadimuljono (Istimewa)
Menteri Basuki Hadimuljono (Istimewa)

INSIBERNEWSMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku menyesal perihal kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang potong gaji karyawan hampir 3 persen.

Awalnya Basuki mengatakan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sudah dikucurkan dana APBN mencapai Rp105 triliun dari APBN. Ia mengalkulasikan dana Tapera dapat terkumpul hingga Rp50 triliun dalam 10 tahun ke depan.

"Menurut saya pribadi, kalau memang ini belum siap kenapa kita harus tergesa-gesa. Harus diketahui, APBN sampai sekarang ini sudah Rp 105 triliun dikucurkan untuk FLPP, untuk subsidi bunga. Sedangkan untuk Tapera ini, mungkin dalam 10 tahun bisa terkumpul Rp 50 triliun. Jadi effort-nya dengan kemarahan ini saya pikir saya nyesel betul, saya nggak legowo lah," kata Basuki seusai rapat kerja Komisi V DPR di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Baca Juga: Riuh Polemik Soal Tapera, Buat Prabowo Subianto Jadi Buka Suara

Basuki juga mengungkit kritik yang muncul dari DPR hingga Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), terkait penerapan Tapera agar tak buru-buru diterapkan. Menurutnya pihaknya turut mempertimbangkan itu.

Sebenarnya, kara Basuki pelaksanaan Tapera ini baru akan diterapkan pada 2027 mendatang. Itu pun sudah mengalami kemunduran.

"Menurut saya pribadi, kalau memang ini belum siap, kenapa harus tergesa-gesa," ungkapnya.

Untuk itu, dengan adanya berbagai dinamika, termsuk adanya permintaan DPR RI untuk meminta pelaksanaan ini ditunda, dirinya siap berbicara dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Baca Juga: Siap-Siap War! Ini Daftar Harga dan Jadwal Konser Dua Lipa di Jakarta, Dijual 10 Juni

"Jadi apa yang sudah kami lakukan dengan 10 tahun FLPP, subsidi bunga, itu sudah Rp 105 triliun itu pun menarik uang berapa, 300-an lebih. Jadi kalau misalnya ada usulan, apalagi DPR, Ketua MPR, untuk diundur, menurut saya, saya udah kontak Bu Menteri Keuangan juga, kita akan itu," ujar dia.

 

 

Editor: Novia R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X