Pemprov Jakarta Antisipasi Transportasi Pasca Insiden Jatuhnya Alat Berat di Jalur MRT

Photo Author
A. Bima Putra, Insibernews
- Jumat, 31 Mei 2024 | 14:19 WIB
Ilustrasi MRT (Foto:Pemprov Jakarta)
Ilustrasi MRT (Foto:Pemprov Jakarta)

INSIBERNEWS - Pemerintah Provinsi Jakarta menjamin operasional MRT tetap optimal setelah insiden jatuhnya alat berat dari area Gedung Kejaksaan Agung RI pada Kamis (30/05/2024).

Dengan ada insiden tersebut operasional MRT sempat dihentikan sementara sehingga penumpang MRT harus dievakuasi dengan menurunkan penumpang di stasiun terdekat.

Baca Juga: Pj Walikota Tangerang Berupaya Untuk Menyukseskan PPDB, Dengan Tidak Memberi Ruang Untuk Berbagai Bentuk Pungli

PT. MRT Jakarta juga akan mengembalikan dana bagi yang sudah membeli tiket via aplikasi dan melakukan reset bagi pengguna.

"Sesuai arahan Pj. Gubernur Jakarta, kami mengambil langkah antisipasi sehingga mobilitas warga tidak terganggu." ujar Plt. Kepala Diskomfo Provinsi Jakarta Sigit Wijatmoko.

Baca Juga: Fakta Baru, 13 Orang Pemburu Di Taman Nasional Ujung Kulon Sudah Bunuh 26 Badak

Sigit mengatakan sejumlah langkah telah diambil, Tidak lama setelah kejadian Transjakarta langsung melakukan penambahan armada khususnya pada koridor 1 yang terdampat gangguan MRT yaitu sebanyak 9 unit fokus di wilayah Monas-Blok M sehingga total bus menjadi 85.

 

 

Editor: A. Bima Putra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X