DNA Ungkap Identitas Jenazah Pulau Enggano, Surakman Ternyata ABK Arupadhatu 1

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 23 September 2026 | 16:29 WIB
Penemuan jenazah ABK kapal 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi GAK.  (Instagram/kantorsar_banten)
Penemuan jenazah ABK kapal 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi GAK. (Instagram/kantorsar_banten)

INSIBERNEWS – Misteri identitas jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, akhirnya terungkap. Hasil pemeriksaan DNA memastikan jasad tersebut merupakan Surakman, anak buah kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang sebelumnya dinyatakan hilang di perairan Selat Sunda.

Surakman merupakan satu dari tiga kru kapal yang hilang ketika Arupadhatu 1 membawa lima jurnalis untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.

Kepastian identitas Surakman disampaikan Kepala Polda Banten Irjen Pol Hengky dalam konferensi pers di Mapolda Banten, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Karhutla Kalsel Makin Dekat, 167 Pasien RSJ Sambang Lihum Dievakuasi

Menurut Hengky, proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan DNA oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri. Sampel jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano kemudian dicocokkan dengan data keluarga.

“Hasil identifikasi berdasarkan hasil pemeriksaan DNA, operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap seorang mayat Mr X yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, bahwa secara genetik PM/62/P.Enggano/01, itu kode jenazah Mr X tadi, teridentifikasi sebagai Sukarman atau ABK yang merupakan ayah biologis dari Yayan,” kata Hengky.

Kronologi Penemuan Jenazah Surakman

Penemuan jasad Surakman bermula dari laporan masyarakat di Pulau Enggano pada Sabtu (12/9/2026). Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian setempat.

Baca Juga: Tragedi Uang Setoran Berujung Petaka, Sopir Truk di Bali Kritis Dibakar Bos Sendiri

Hengky mengatakan, warga menjadi pihak pertama yang menemukan jenazah tersebut. Setelah itu, warga berkoordinasi dengan Polsek setempat hingga informasi diteruskan kepada Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Bengkulu.

“Penemuan mayat di sana adalah masyarakat di Pulau Enggano sana, langsung berkoordinasi dengan Polsek terus ditindaklanjuti Kabid Dokkes Polda Bengkulu menginformasikan dan mengamankan jenazah tersebut,” ujar Hengky.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa dari Pulau Enggano menuju RS Bhayangkara Polda Bengkulu. Pemeriksaan DNA kemudian dilakukan untuk memastikan identitas Mr X tersebut.

Baca Juga: Cekcok Biaya Pengobatan Anak Berujung Maut, ASN di OKI Tewas Ditikam Istri di Halaman Masjid

Basarnas Sempat Lakukan Penyisiran di Pulau Enggano

Setelah jenazah ditemukan, tim SAR gabungan juga melakukan penyisiran di sekitar perairan Pulau Enggano.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencarian korban maupun kemungkinan adanya petunjuk lain yang berkaitan dengan hilangnya Arupadhatu 1.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X