Ia menyebut terdapat pasangan yang sedang mengantre di dekat korban ketika kejadian berlangsung. Menurutnya, pasangan tersebut langsung berkoordinasi dengan korban setelah insiden dan menyatakan kesediaannya menjadi saksi apabila kasus tersebut dilaporkan ke polisi.
Ia pun meminta masyarakat tidak menyebarkan spekulasi yang dinilai tidak sesuai dengan konteks kejadian.
Menurutnya, insiden dalam rekaman tersebut merupakan dugaan tindakan kekerasan terhadap korban.
Pihak Mal Disebut Siap Membantu Jika Kasus Dilaporkan
Selain membantah isu yang beredar, pemilik utas juga memberikan klarifikasi terkait kabar adanya intimidasi dari pihak pengelola mal.
Ia menyebut pihak mal justru telah menghubungi korban dan melakukan komunikasi terkait kejadian tersebut.
Pihak mal, menurut penjelasannya, juga menyatakan kesediaan untuk membantu apabila korban memutuskan membawa kasus tersebut ke jalur hukum.
“Pihak mal juga sudah reach out teman saya dan sudah berkoordinasi jika korban ingin menindaklanjuti hal ini ke kepolisian,” ujarnya.
Baca Juga: Dirujak Netizen soal Video Mindfulness, Maudy Ayunda Buka Suara soal Privilege dan Minta Maaf
Polisi Cek Lokasi dan Rekaman CCTV
Viralnya video tersebut turut mendapat perhatian aparat kepolisian. Polsek Metro Tanah Abang menyatakan telah melakukan pengecekan terkait dugaan kekerasan yang terekam kamera pengawas.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan polisi telah memantau kejadian tersebut dan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), termasuk memeriksa rekaman CCTV.
“Dari kami sudah monitor kejadian tersebut dan sudah melakukan upaya pengecekan TKP, cek CCTV,” kata Dhimas kepada awak media, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga: KPK Bersih-Bersih ATR BPN, Dirjen Hingga Dua Kepala Kantor Pertanahan Resmi Terjaring OTT Ke-20
Meski demikian, hingga saat ini korban belum membuat laporan polisi secara resmi.
Dhimas menjelaskan, pihak kepolisian telah menghubungi teman korban dan meminta agar laporan segera dibuat. Namun, kondisi korban yang disebut masih mengalami syok dan trauma menjadi salah satu kendala.
Artikel Terkait
AS Ungkap Punya Senjata di Luar Angkasa, China-Rusia Kompak Beri Peringatan
Sherly Tjoanda Curhat 16 Ribu Hektare Tanah Tak Kunjung Beres, Wamen ATR BPN Disindir di DPR
Gaji PPPK 2027 Tak Lagi Jadi Beban APBD? Banggar DPR Sepakati Anggaran Rp23 Triliun
Purbaya Dicopot dari Menkeu, Sang Istri Tulis Pesan Menohok: 'Kebenaran Akan Terungkap'
Heboh 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Kejagung Buka Peluang Penyidikan
Misteri Kematian Relawan SPPG Bengkulu, Motor di Semak hingga Batu di Baju Korban