Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebakaran hutan dan lahan dapat segera dikendalikan, terutama di tengah kondisi yang rawan memicu meluasnya titik api.
Sementara itu, Gubernur Kalsel Muhidin menyampaikan bahwa titik karhutla yang ditinjau bersama KSAL berada di bagian pinggir kawasan.
Ia menilai kondisi di lokasi tidak menunjukkan tingkat keparahan seperti yang sebelumnya dikhawatirkan masyarakat berdasarkan informasi yang beredar.
Muhidin juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.
Jika menemukan titik api, masyarakat diminta segera melakukan langkah pencegahan dengan membersihkan area di sekitar lokasi agar api tidak mudah menjalar ke wilayah lain.
Imbauan tersebut dinilai penting mengingat penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk mencegah munculnya titik api baru. ***
Artikel Terkait
Siap-Siap! Menkeu Bakal Larang Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi, Negara Bisa Hemat Anggaran 10 Persen
Fokus Usut Kasus Suap Rektor, KPK Pastikan Mahasiswa Jalur Mandiri Unsoed Tak Dilarang Kuliah
KPK Bongkar Tiga Klaster Korupsi Jalur Mandiri Unsoed, Pungutan Gelap Bikin Orang Tua Menjerit
Kepergok Lewat Patroli Udara, 6 Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan Berhasil Diringkus
Dua Bocah di Dairi Sumut Diduga Disiksa, Leher Diikat Kabel hingga Bibir Dibakar
Viral Video Bocah Mengaku Disiksa hingga Penuh Luka, Polisi Amankan Bibi yang Diduga Lakukan Kekerasan