Iran Tetapkan Syarat Pembukaan Selat Hormuz, AS Diminta Hentikan Ancaman

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Iran Tetapkan Syarat Pembukaan Selat Hormuz, AS Diminta Hentikan Ancaman (Istimewa)
Iran Tetapkan Syarat Pembukaan Selat Hormuz, AS Diminta Hentikan Ancaman (Istimewa)

INSIBERNEWSIran menegaskan belum akan membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz sebelum Amerika Serikat (AS) memenuhi sejumlah tuntutan yang diajukan Teheran.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran, Mohammad Bagher Zolghadr, mengatakan salah satu syarat utama yang harus dipenuhi Washington adalah menghentikan seluruh bentuk ancaman terhadap Iran.

“Selat Hormuz tidak akan dibuka sampai AS memperbaiki sikapnya dan berhenti mengancam Republik Islam,” ujar Zolghadr seperti dikutip Press TV, Ahad.

Baca Juga: Naik Transportasi Umum di Jakarta Cuma Rp1 Saat HUT RI ke-81, Ini Jadwal dan Ketentuannya

Selain menghentikan ancaman, Iran juga menetapkan sejumlah persyaratan lain. Teheran meminta operasi militer terhadap Iran dan negara-negara sekutunya dihentikan, sementara sanksi ekonomi serta blokade laut dicabut.

Iran turut menuntut agar pasukan militer AS ditarik dari kawasan yang berada di sekitar wilayah Iran. Tak hanya itu, Teheran juga meminta Washington memberikan kompensasi atas dampak yang ditimbulkan dari konflik tersebut.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Keputusan tersebut dikaitkan dengan adanya upaya membangun kesepakatan damai antara kedua negara.

Baca Juga: Teror Kebakaran Mengganas, Gubernur Pramono Wajibkan Seluruh RW di Jakarta Sediakan APAR

Rencana kesepakatan itu disebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz serta pembahasan mengenai program nuklir Iran.

Selat Hormuz menjadi jalur strategis bagi perdagangan energi dunia karena menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk Persia.

Di tengah ketegangan tersebut, Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu (5/8) mengungkapkan bahwa Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan terkait rincian geografis jalur pelayaran yang akan digunakan kapal-kapal untuk melintasi Selat Hormuz.

Baca Juga: Buntuti Korban dari Bank, Polisi Ringkus Komplotan Begal di Cibitung yang Gasak Uang Rp30 Juta

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu perkembangan terbaru di tengah pembicaraan mengenai akses pelayaran di selat strategis tersebut. 

Namun, berdasarkan pernyataan Zolghadr, pembukaan Selat Hormuz tetap bergantung pada terpenuhinya tuntutan Iran terhadap Amerika Serikat. ***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X