Karena kondisi medan yang sangat terjal dan sulit dijangkau, personel Satgas Koops TNI Habema menerapkan metode evakuasi vertikal menggunakan teknik rappelling atau turun tebing.
Tiga personel diturunkan menggunakan tali karmantel menuju dasar jurang untuk mengangkat jenazah. Setelah dimasukkan ke dalam kantong jenazah, korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Dekai sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Menurut Wirya, seluruh rangkaian evakuasi dilakukan dengan mengutamakan aspek keamanan mengingat situasi di sekitar lokasi masih dinilai berisiko. ***
Artikel Terkait
Geger Asap Hitam Mengepul di Hotel Pullman Jakbar, 70 Personel Damkar Sukses Jinakkan Api
Ledakan Amunisi Sisa Perang Dunia II Gegerkan Prancis, Picu Kebakaran Hutan di Gironde
Gara-Gara Emosi Buang Kunci Pacar, Pemuda 19 Tahun Hilang Digulung Arus Kali BKB Grogol
Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Korban Curanmor di Bekasi Malah Dikeroyok Pelaku dan Diintimidasi Oknum RT
Kronologi KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi dan 4 Orang Tewas
Siasat Keji Remaja 14 Tahun di Nabire, Bunuh dan Bakar Mantan Pacar Gegara Takut Rahasia Terbongkar